9.7 C
New York
Sunday, April 5, 2026

Buy now

spot_img

Pastikan Pelayanan Puskesmas Maksimal Untuk Bantu Rakyat

BencoolenTimes.com – Usai tercoreng dengan adanya dugaan pungutan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan pungli PPPK, Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma terus berbenah. Salah satu upaya yang dilakukan yakni meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat hingga ke tingkat desa.

Langkah strategis yang ditempuh adalah meminta seluruh puskesmas untuk memberdayakan tenaga kesehatan (nakes) yang ada agar disebar dan ditempatkan di setiap desa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Erlan Suadi, SP, MAK, menegaskan bahwa puskesmas merupakan barisan terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, optimalisasi peran tenaga kesehatan menjadi sebuah keharusan.

‘’Puskesmas kami minta untuk memaksimalkan nakes yang ada agar bisa menjangkau seluruh desa. Pelayanan kesehatan tidak boleh hanya terpusat di puskesmas saja, tetapi harus hadir langsung di tengah masyarakat,’’ sampainya.

Baca Juga  Polres Rejang Lebong Pastikan Kenyamanan Libur Lebaran

Erlan menjelaskan, apabila jumlah tenaga kesehatan di puskesmas tidak mencukupi untuk ditempatkan di setiap desa, maka puskesmas tetap wajib menunjuk nakes sebagai penanggung jawab pelayanan kesehatan masyarakat di desa tersebut. Penanggung jawab ini bertugas memastikan pelayanan kesehatan dasar tetap berjalan dengan baik dan maksimal.

‘’Tenaga kesehatan di puskesmas ini sebenarnya sudah sangat berlebih. Seharusnya ada yang bertanggung jawab terhadap pelayanan kesehatan di desa. Tidak boleh ada desa yang tidak terpantau kondisi kesehatannya,’’ tegas Erlan.

Ia juga menekankan, bagi tenaga kesehatan yang tidak bersedia ditempatkan atau ditugaskan ke desa sesuai kebutuhan pelayanan, diminta untuk membuat surat pernyataan. Hal ini agar nakes yang bersangkutan dapat diproses sesuai dengan regulasi yang berlaku serta sumpah jabatan yang telah diucapkan.

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Datangi RSKJ Soeprapto

‘’Kami tidak memaksakan, tapi ada konsekuensi. Jika tidak bersedia, harus membuat surat pernyataan. Nanti akan kita proses sesuai aturan dan sumpah jabatan yang telah diucapkan,’’ ujar Erlan.

Lebih lanjut, Erlan menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan Seluma memberikan perhatian khusus terhadap tiga isu utama dalam pembangunan kesehatan daerah. Tiga isu tersebut yakni penanganan stunting, penurunan angka kematian bayi, serta penurunan angka kematian ibu melahirkan.

Menurutnya, puskesmas memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan terhadap ketiga persoalan tersebut melalui langkah promotif dan preventif yang harus dilakukan secara aktif dan berkelanjutan, terutama di tingkat desa.

Baca Juga  Polres Rejang Lebong Pastikan Kenyamanan Libur Lebaran

‘’Stunting, angka kematian bayi, dan angka kematian ibu melahirkan menjadi fokus utama kami. Puskesmas harus aktif melakukan pencegahan melalui edukasi, pendampingan, dan pelayanan kesehatan langsung ke masyarakat,’’ bebernya.

Erlan menambahkan, ketiga indikator tersebut sangat berpengaruh terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Seluma. Oleh sebab itu, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan hingga ke desa diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan IPM secara keseluruhan.

‘’Kalau kesehatan masyarakat membaik, otomatis IPM juga akan meningkat. Ini yang terus kami dorong melalui penguatan peran puskesmas dan nakes di lapangan,’’ pungkasnya.(LRS)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!