1.9 C
New York
Wednesday, February 18, 2026

Buy now

spot_img

Polres Kaur Bergerak Cepat, Ungkap Pelaku Pembuang dan Orang Tua Bayi

BencoolenTimes.com – Polres Kaur bergerak cepat, pelaku pembuangan bayi perempuan yang ditemukan Rabu pagi, 14 Januari 2026 lalu, berhasil diungkap dan diamankan.

Tidak hanya itu, Polres Kaur juga berhasil mengungkap identitas terduga orang tua bayi malang tersebut. Bayi perempuan malang sebelumnya diketahui ditemukan telanjang di bawah jembatan Padang Guci, Desa Kedondong, Kecamatan Tanjung Kemuning.

Terungkap terduga pelaku pembuangan bayi berinisial SA (20) dan HA (18) yang merupakan warga Kabupaten Kaur. Keduanya saat ini sudah diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kaur.

Sedangkan untuk identitas orang terduga orang tua bayi, sang ibu, PA (21) yang masih mendapat perawatan medis di salah satu Rumah Sakit (RS) di Kabupaten Bengkulu Selatan dan terduga bapaknya sekaligus terduga pembuang bayi, SA yang sudah diamankan bersama rekannya HA di Polres Kaur.

Baca Juga  Terduga Bapak Biologis Bayi Malang di Kabupaten Kaur Ditetapkan Tersangka, Ibu Bayi Masih Saksi

Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono didampingi Kasat Reskrim IPTU Suprapto melalui Kanit PPA IPDA Jelpimon, saat ini mereka masih melakukan pendalaman dan pengembangan untuk memastikan kemungkikan adanya keterlibatan pelaku lain.

‘’Untuk terduga pelaku pembuangan bayi sudah kita amankan di Polres Kaur dan masih dilakukan pemeriksaan intensif. Sedangkan untuk ibu sang bayi masih menjalani perawatan medis,’’ terang Jelpimon.

Diungkapkan Jelpimon, dari hasil penyelidikan sementara, Rabu subuh, 14 Januari 2026, diketahui PA yang sudah hamil 9 bulan, mengalami kontraksi alias tanda-tanda akan melahirkan.

Baca Juga  Terduga Bapak Biologis Bayi Malang di Kabupaten Kaur Ditetapkan Tersangka, Ibu Bayi Masih Saksi

Karena kehamilan tersebut diduga diluar nikah dengan sang pacar, PA kemudian menghubungi sang pacar, SA. Selanjutnya, ditemani rekannya berinisial HA, SA mendatangi PA dirumahnya yang ternyata sudah melahirkan bayi berjenis kelami perempuan.

‘’Awalnya ibu sang bayi menghubungi pacarnya karena akan melahirkan dirumahnya. Kemudian sang pacar, SA datang bersama temannya inisial HA dan saat sampai, ternyata PA sudah melahirkan,’’ ungkap Jelpimon mengungkapkan kronologis hasil penyelidikan sementara.

Diduga panik, lanjut Jelpimon, SA pergi ke Jembatan Padang Guci untuk membersihkan darah di Kaki PA sembari membawa sang bayi. Selanjutnya bayi ditinggalkan begitu saja di bawah jembatan.

Baca Juga  Terduga Bapak Biologis Bayi Malang di Kabupaten Kaur Ditetapkan Tersangka, Ibu Bayi Masih Saksi

Namun SA beralasan meninggalkan sang bayi, karena akan membawa PA ke rumah sakit untuk mendapatan pertolongan medis. Hingga akhirnya sang bayi ditemukan warga setempat atau lokasi pembuangan.

‘’Kalau keterangan sementara, bayi diakui lahir diluar nikah dan mereka meninggalkan sang bayi di bawah jembatan, karena sedang mencari pertolongan untuk PA (ibu sang bayi),’’ lanjut Jelpimon.

Ditambahkan Jelpimon, mereka memastikan tidak akan percaya begitu saja terhadap keterangan terduga pelaku dan masih terus di dalami. ‘’Kita masih dalami, termasuk untuk memastikan apakah masih ada pihak lain yang terlibat dalam aksi pembuangan bayi,’’ imbuh Jelpimon.(OIL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!