21.9 C
New York
Monday, July 13, 2026

Buy now

spot_img

Realisasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Belum Optimal, Wagub Mian Tekankan Kolaborasi Antardaerah

BencoolenTimes.com – Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bengkulu, Hadianto, memimpin rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor serta pemberian diskon 50 persen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk mutasi masuk kendaraan dari luar provinsi. Rapat digelar di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Senin, 13 Juli 2026.

Rapat yang dihadiri para kepala daerah kabupaten/kota beserta jajaran terkait tersebut membahas capaian pelaksanaan program pemutihan pajak kendaraan yang hingga pertengahan Juli 2026 dinilai masih belum optimal.

Baca Juga  Calon Paskibraka Nasional Asal Bengkulu Siap Ikuti Pemusatan Latihan di Jakarta

Dalam arahannya, Wakil Gubernur Mian menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk meningkatkan realisasi penerimaan pajak daerah sebagai salah satu penopang pembangunan.

”Realisasi program ini masih perlu kita optimalkan. Karena itu, dibutuhkan langkah-langkah penelusuran dan kolaborasi yang kuat dari seluruh kepala daerah agar target pendapatan daerah dapat tercapai dan berdampak pada penguatan APBD kabupaten maupun kota,” ujar Mian.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mendukung pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Bengkulu.

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Ikut Sukseskan Gerakan Radin Inten Asri, Bersihkan Pantai dan Tebar 2.500 Bibit Ikan

Menurutnya, kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berinovasi dalam menggali sumber-sumber pendapatan daerah.

”Sesuai arahan Bapak Gubernur, kita harus mulai mengubah pola pikir. Jangan hanya bergantung pada Transfer ke Daerah (TKD), tetapi harus mampu menggali potensi daerah agar PAD terus meningkat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Provinsi Bengkulu, Hadianto, menyampaikan optimisme terhadap pelaksanaan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor. Hingga pertengahan Juli 2026, realisasi penerimaan dari program tersebut telah menunjukkan tren positif.

Baca Juga  Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Gubernur Bengkulu: Data Valid Dukung Kebijakan Pembangunan

”Sebelum program pemutihan berjalan, penerimaan berada di kisaran Rp13 miliar. Setelah program dilaksanakan, realisasinya meningkat menjadi sekitar Rp16 miliar. Ini menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan,” jelas Hadianto.

Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri Direktur Lalu Lintas Polda Bengkulu, Kombes Pol. Mochammad Hasan, S.I.K., M.H., serta perwakilan PT Jasa Raharja sebagai mitra dalam pelaksanaan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor. (JUL/RLS)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!