9.2 C
New York
Tuesday, March 10, 2026

Buy now

spot_img

Walikota Bengkulu dan Bupati Rejang Lebong MoU Pengembangan Wisata Terpadu

BencoolenTimes.com – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari tengah fokus mengembangkan sektor pariwisata di wilayahnya masing-masing.

Sebagai daerah kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu, Walikota bersama Bupati RL menjalin kerja sama sektor pariwisata antara Kota Bengkulu dengan Kabupaten Rejang Lebong.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan (MoU) pengembangan sektor pariwisata.

Penandatanganan berlangsung di Rumah Dinas Bupati Rejang Lebong, Jumat, 22 Agustus 2025 disaksikan Wakil Bupati Hendri Praja serta pejabat eselon lI dari Pemkot Bengkulu dan Pemkab Rejang Lebong.

Pada momen ini, Dedy Wahyudi mengatakan, kerja sama antar daerah sangat penting untuk mempercepat pembangunan.

“Tidak perlu lagi ada persaingan, melainkan sinergi. Hari ini, kita menandatangani MoU pengembangan pariwisata antara Kota Bengkulu dan Rejang Lebong,” ujar Walikota.

Baca Juga  Walikota Bengkulu Lantik 44 Pejabat, Tekankan Kerja Nyata Bukan Sekadar Laporan

Seperti kita ketahui, Kota Bengkulu memiliki beragam destinasi wisata unggulan, mulai dari wisata sejarah seperti Benteng Marlborough, Rumah Bung Karno, dan Rumah Fatmawati, hingga wisata ikonik yakni Pantai Panjang, Danau Dendam Tak Sudah, serta wisata kuliner. Didukung akses Bandara Fatmawati, Bengkulu menjadi pintu masuk wisatawan.

Melalui MoU ini, diharapkan bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menjadikan pariwisata di Kota Bengkulu dan Rejang Lebong lebih dikenal di kalangan masyarakat.

“Melalui MoU ini, kita sepakat mengembangkan paket wisata terpadu. Misalnya, wisatawan tiba di Bengkulu pada Jumat, menikmati objek wisata kota, lalu bermalam. Keesokannya mereka melanjutkan perjalanan ke Rejang Lebong sebelum kembali melalui Bandara Fatmawati pada Minggu,” jelas orang nomor 1 di Kota Bengkulu tersebut.

Baca Juga  Skrining HIV di Kos-kosan, Dinkes dan Satpol PP Bengkulu Temukan PSK di Bawah Umur

Ditempat yang sama, Bupati Fikri Thobari menjelaskan, bahwasannya Rejang Lebong dikenal dengan wisata alam pegunungan seperti Bukit Kaba, Danau Mas Harun Bastari, Suban Air Panas, serta air terjun di berbagai kecamatan.

Saat ini pihaknya juga terus mendorong pengembangan 99 objek wisata unggulan di kabupaten Rejang Lebong.

Baginya, pengembangan pariwisata ini sangatlah penting, tidak hanya menopang PAD kedua daerah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Lanjutnya, hampir setiap kecamatan memiliki destinasi menarik. Misalnya, di Air Terjun Curup Lekat kita kembangkan olahraga canyoneering yang diminati wisatawan. Bahkan, pengunjung harus mendaftar dan membayar lebih dulu karena tingginya peminat. ”Olahraga serupa juga kita kembangkan di Air Terjun Tri Muara Karang,” imbuh Bupati Fikri Thobari.

Baca Juga  Walikota Dedy Wahyudi Dampingi Pangdam Tinjau KDKMP di Bengkulu

Kedua kepala daerah ini menargetkan wisata di Kota Bengkulu dan Rejang Lebong tak hanya dikunjungi dan dikenal wisatawan lokal atau nasional, melainkan wisatawan mancanegara.

Sebagai informasi, Walikota bersama Bupati dan rombongan mengunjungi SPN Polda Bengkulu, melaksanakan salat Jumat berjemaah bersama Kepala SPN Kombes Pol Andi Dady, serta meninjau Danau Mas Harun Bastari di Desa Karang Jaya, Selupu Rejang, dan Balai Diklat yang direncanakan menjadi lokasi SMA Unggul Garuda di Desa Mojorejo, Selupu Rejang.(JUL/RMC)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!