asd
Thursday, July 25, 2024
spot_img

Warga Keluhkan PDAM Sering Mati, Begini Penjelasan Dirut Samsu Bahari

BencoolenTimes.com, – Sejumlah warga Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu yang berlangganan PDAM Kota Bengkulu (Perumda Tirta Hidayah) mengeluhkan terjadi kemacetan dan kotornya air yang mengalir.

Salah satu warga Kelurahan Bentiring menyebutkan, aliran air PDAM Kota Bengkulu sering mati dan kotor yang diterimanya. Hal ini menurutnya membuktikan buruknya pelayanan yang diberikan PDAM Kota Bengkulu.

“Sudah selama 10 tahun lebih berlangganan PDAM, bukannya malah semakin bagus layanannya malahan airnya keruh dan sering mati tanpa ada tanggungjawab. Pak Wali tolong evaluasi, masa tidak ada perbaikan kualitas dan layanan,” sampai warga yang enggan disebut identitasnya.

Menanggapi hal itu, Direktur Perumda Tirta Hidayah Samsu Bahari menjelaskan, selama 2 hari yang lalu memang PDAM mengalami gangguan di Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Surabaya yang berdampak pada pelayanan penyaluran air bersih di wilayah Kecamatan Muara Bangkahulu dan Kecamatan Teluk Segara. Sementara di wilayah Kecamatan Sungai Serut terjadi kebakaran pada 2 unit pompa.

“Jadi, petugas kita selama 2 hari telah melakukan perbaikan-perbaikan dan insya Allah akan segara diselesaikan,” jelas Samsu Bahari ditemui di kantor PDAM Kota Bengkulu, Selasa (5/12/2023).

Atas keluhan tersebut juga, Perumda Tirta Hidayah Kota Bengkulu telah menyalurkan air bersih melalui mobil tangki.

“Kita telah janji kepada masyarakat untuk menyalurkan air bersih, tapi karena tadi pagi air sudah mengalir sehingga tidak jadi dilakukan suplai air,” tuturnya.

Sementara itu, Samsu menghimbau kepada masyarakat apabila ada keluhan terhadap pelayanan PDAM Kota Bengkulu agar segera menghubungi layanan pengaduan PDAM melalui SMS/WA di nomor 0852 1600 0788.

“Silahkan kepada masyarakat untuk menghubungi nomor pelayanan kita atau langsung datang ke kantor kebagian hubungi langganan,” pungkasnya. (JRS)

Related Articles

Latest Article

admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493
error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!