110 Pelajar Bengkulu Siap Aktif Cegah Terorisme

 

BencoolenTimes.Com – Mengangkat tema “Kita Indonesia”, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar lomba film pendek, se-Indonesia.

Khusus Bengkulu, Kamis (5/3/2020) pagi hingga sore, sebanyak 110 pelajar SMA sederajar dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, mengikuti kegiatan sosialisasi lomba film pendek dan pencegahan terorisme di kalangan pemuda.

Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Golden Rich Kabupaten Rejang Lebong. “Untuk Bengkulu, ini yang pertama kita sosialisasikan lomba film pendek. Kegiatan seperti ini akan kita sosialisasikan se-Indonesia,” kata Kasubdit Pengawasan BNPT, HM. Chairil Anwar, dalam sambutannya.

Ditambah Chairil, pencegahan terorisme sedini mungkin harus disampaikan kepada anak muda. Bahkan anak muda harus ikut berperan aktif menangkal radikalisme negatif dan terorisme.

Para pelajar ini, juga diberi ilmu tentang kreasi dalam pembuatan film, yang diajarkan langsung oleh praktisi film nasional, Swastika S Nohara.

Kegiatan yang dilaksanakan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Bengkulu ini, dimaksudkan untuk mewujudkan pemuda santun, cerdas inspiratif dan berprestasi. Lomba film pendek ditujukan untuk tingkat SMA sederajat.

BNPT dan FKPT mengupayakan gerakan pemuda sikapi pentingnya nasionalisme dari identitas kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. BNPT terus mengupayakan pembangunan karakter.

Disampaikan Ketua FKPT Bengkulu, Brigjen Pol (Purn) M. Ruslan Riza, lomba film atau video pendek bertujuan untuk menghadirkan generasi muda Indonesia tetap memelihara kesantunan di tengah perubahan nilai moral dan sosial yang melanda.

“Dinamika terorisme berkembang begitu cepat. Indonesia memandang terorisme dengan concern yang serius. Pemerintah, masyarakat dan tokoh non pemerintah mulai memiliki awareness yang tinggi. Program berbasis pencegahan, penanganan serta rehabilitas dan reingtegrasi aktif dilakukan. Masyarakat makin aktif menunjukan antusiasme dan keterlibatan dalam upaya bersama kontra naratif terhadap radikalisme” papar Ruslan.

Selain itu diharapkan lomba film atau video pendek dapat meningkatkan komunikasi yang humanis dan saling percaya antar masyarakat dengan pemerintah dalam menghadapi ancaman dari kelompok radikal dan terorisme sehingga timbul semangat perdamaian.

“Dengan dilaksanakan kegiatan pemuda dan pendidikan ini dalam pencegahan terorisme, diharapkan terhimpunnya saran dan masukan dari kaum muda di Bengkulu dalam rangka mereduksi ajaran dan ajakan berusaha mempertahankan kewibawaan Pancasila serta tersosialisasikan pencegahan terorisme dan radikalisme oleh pelajar SMA sederajat melalui video pendek Kita Indonesia,” jelasnya.

Ditambahkan Kepala Bidang Pemuda dan Pendidikan FKPT Bengkulu, Dedy Haryadi, bagi siswa-siswi kreatif untuk mengikuti kompetisi ini menetapkan tema dan unsur penilaian yakni;

1. Pancasila/nasionalisme,
2. Kearifan lokal, dan
3. Modernisasi keragaman.

“Lomba ini akan kita mulai pada bulan depan. Pantau terus melalui web resmi FKPT. BNPT siapkan hadiahnya hingga Rp 100 juta dengan skala kompetisi hingga ke nasional,” ujar Dedy.

Usai mengikuti materi, para pelajar menggelar aksi bagi-bagi bendera marah putih kepada masyarakat Kabupaten Rejang Lebong.(bro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here