Bencoolentimes.com, – Entah apa yang merasuki seorang siswi SMA Negeri di Kabupaten Bengkulu Tengah insial MS (19), warga Kota Bengkulu. Gadis ini mendadak viral akibat video Tik Toknya, yang menghina negara Palestina.
Seperti diketahui, situasi negara Palestina belakangan ini panas akibat konflik dengan Israel. MS viral setelah akun media sosialnya berdurasi sekitar 8 detik hingga 10 detik itu, menghina Palestina dengan kata-kata tak pantas. Akun MS lantas dihujat banyak netizen yang melihat video tersebut.
Bahkan, informasi yang didapat media ini, Kepala SMA tempat MS sekolah, terpaksa mengumpulkan stake holder untuk menyelesaikan masalah ini. Termasuk yang diundang, unsur TNI, Polri bahkan MUI, pada Senin (17/5/2021).
Akibat ulahnya, MS sudah meminta maaf karena mengaku itu dilakukannya untuk iseng belaka. “Sebenarnya video tersebut dibuat hanya iseng saja dan tidak ada serius,” ucapnya dalam video permintaan maaf MS kepada masyarakat, yang videonya juga masuk ke meja redaksi media ini.
MS mengakui perbuatannya dan menyesal atas tindakannya telah menyinggung warga Palestina dan membuat marah masyarakat Indonesia, lantaran videonya viral hingga menjadi sorotan nasional.
“Saya meminta maaf kepada warga Palestina maupun seluruh warga Indonesia dan masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah, warga Provinsi Bengkulu beserta teman-teman sekolah di Kabupaten Benteng. Dan berjanji tidak akan mengulangi lagi kesalahan tersebut,” sesal MS melalui videonya.
Sementara itu, kepala sekolah ES, tempat MS bersekolah menjelaskan, pihak sekolah cepat merespon kejadian tersebut. Bersama unsur lainnya seperti TNI dan Polri, hadir saat pertemuan bersama MS di sekolah.
“Ya benar itu siswa kami. Sudah kami ambil langkah untuk menyelesaikan masalah (video viral menghina Palestina) ini. Kami sudah meminta agar MS meminta maaf kepada umat Islam, kepada masyarakat Indonesia dan kepada rakyat Palestina, juga kepada Bengkulu Tengah dan Provinsi Bengkulu,” ungkap Kepala Sekolah ES via telepon kepada media ini.
Ditegaskan ES, apa yang dilakukan MS bukan pada jam sekolah, karena sekolah masih libur lebaran. Video Tik Tok itu dilakukan MS juga bukan di sekolah, namun di luar sekolah. Sehingga tidak ada sangkut pautnya dengan Kabupaten Bengkulu Tengah, yang tercoreng akibat ulah MS.
Namun demikian, jelas ES, pihak sekolah tetap merespon tanggapan masyarakat yang bergejolak akibat ulah MS, dengan memanggil yang bersangkutan ke sekolah.
Selain itu, MS rencananya Selasa (18/5/2021) juga akan dipanggil ke Polres Bengkulu Tengah, untuk mediasi terkait masalah tersebut.
“Ada panggilan mediasi ke Polres Bengkulu Tengah, yang akan dilakukan besok (Selasa). Jadi kita tunggu saja hasilnya bagaimana,” kata ES.
Terkait desakan MS untuk dikeluarkan dari sekolah, ES selaku kepala sekolah masih menunggu hasil panggilan dari Polres Bengkulu Tengah terhadap MS.
“Masih kita tunggu hasilnya dari Polres dulu. Namun langkah persuasif masih kita lakukan, untuk menyimpulkan kemudian. Tunggu saja ya,” tukas ES.(JRS/BRO)



