BencoolenTimes.com, – Angkatan Muda Muhammadiyah Bengkulu demo tolak kenaikan harga BBM bersubsidi di depan Gedung DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (20/9/2022).
Di selembaran spanduk yang dibawa masa aksi demo bertuliskan “BBM naik, Jokowi Turun”.
Terpantau di lapangan saat ini, masa aksi memaksa ingin bertemu anggota DPRD Provinsi Bengkulu untuk sampaikan aspirasi masyarakat.

Salah satu orator menyampaikan bahwa, apabila mereka tidak bisa menemui anggota DPRD Provinsi pada aksi kali ini. Maka mereka akan demo dengan masa aksi lebih banyak lagi pada tanggal 26 September 2022 mendatang.
“Besok, kita siapkan bekal, bawa handuk jika perlu bawa tenda untuk nginap di gedung DPRD Provinsi Bengkulu,” sampainya. (JRS / Adv)
Angkatan Muda Muhammadiyah Bengkulu melakukan Aksi Demonstrasi Tentang “AMM Membawa Suara Dari Rakyat” dengan tuntutan aksi sebagai berikut :
1. Menolak keras kenaikan harga BBM disaat harga minyak dunia turun serta tidak berpihak pada kondisi rakyat.
2. Mendesak Pemerintah serius memberantas Mafia BBM yang merenggut hak Subsidi bagi Rakyat Miskin.
3. Mendesak Pemerintah untuk mengantisipasi serta mengendalikan Harga Bahan Pokok (Inflasi) akibat kenaikan harga BBM yang mencekik ekonomi Rakyat.
4. Mendesak Pemerintah untuk meningkatkan harga komoditas pertanian.
5. Mendesak Pemerintah agar meningkatkan UMP untuk mengimbangi kenaikan harga BBM.
6. Mendesak Pemerintah agar melakukan evaluasi dan menunda Proyek Strategis Negara serta alihkan anggaran Proyek Strategis Negara untuk mensubsidi BBM.



