26.4 C
New York
Thursday, June 25, 2026

Buy now

spot_img

Rapat Evaluasi Pasca Bencana Banjir dan Tanah Longsor

BencoolenTimes.Com, – Pasca bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Bengkulu beberapa waktu lalu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah segera memimpin Rapat Evaluasi yang melibatkan Forkopimda Provinsi Bengkulu, kabupaten/kota Se Provinsi Bengkulu serta stakeholder terkait, Senin (27/5).

“Sengaja rapat ini dibuat terpadu betul, agar jangan sampai ada data kerusakan yang tercecer, data yang disampaikan bupati/walikota akan dibahas tersendiri gubernur bersama rapat khusus dengan BNPB di Jakarta, ” jelas Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Gubernur Rohidin pun menambahkan, Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Terpadu akan dibuat sekretariat khusus, guna melakukan upaya gerakan perbaikan pengelolaan Das di Provinsi Bengkulu terutama Empat DAS Utama, yang pertama Ketahun, Bengkulu, Manna dan Padang Guci.

Baca Juga  Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan Intruksikan BPKAD Segera Bayarkan Gaji Ke-13 ASN

“Bentuk yang disepakati seperti gerakan menanam pohon, kemudian program teknis pembangunan Dam, termasuk pelapis tebing juga program vegetaif untuk tanaman dan sebagainya,” jelas Gubernur Rohidin.

Terkait penanganan pasca banjir, Gubernur Rohidin menegaskan akan meminta perguruan tinggi untuk mengevaluasi kinerja dokumen lingkungan, terutama perusahaan perkebunan dan pertambangan yang ada di Provinsi Bengkulu.

“Kita tidak bermaksud menghakimi pada salah satu pihak, tetapi kita betul – betul ingin mencari solusi yang produktif bahwa sekali lagi kolaborasi antara investasi dan kinerja lingkungan menjadi sebuah kebutuhan. Saya kira jika ini dilakukan secara bersama – sama saya yakin betul akan memberikan dampak yang positif untuk Bengkulu,” tegas Gubernur Rohidin.

Baca Juga  Kampus UIN FAS Sampaikan Klarifikasi Terkait Dugaan Mahasiswi Mengaku Pengacara di Mukomuko

Pada rapat evaluasi ini ada beberapa usulan strategis yang disampaikan diantaranya, relokasi jalan nasional di Padang Bakung Kabupaten Seluma, relokasi Desa Genting di Kabupaten Benteng, serta pengelolaan PLTA Musi terkait dengan SOP buka – tutup, daya tampung Dam termasuk saluran – saluran pengeluaran.

Kemudian juga ketersediaan air bersih ini Spam Regional Kobema dan pembuatan jalur evakuasi alternatif jalan nasional yang menghubungkan Bengkulu tengah dengan kepahiang itu ke arah Karang Tinggi sampai Ujan Mas.

Hadir dalam Rapat Evaluasi Pasca Bencana Banjir dan Tanah Longsor yang digelar di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu ini, Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana Pusat Dody Ruswandi, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Nopian Andusti, FKPD, Bupati/Walikota se Provinsi Bengkulu, OPD serta Instansi terkait. (rl)

Baca Juga  Proyek DDTS Rp37 M Dimulai, Gubernur Helmi Hasan: Menuju Pariwisata Bengkulu Modern dan Berdaya Saing
Rapat Evaluasi Pasca Bencana Banjir dan Tanah Longsor
Rapat Evaluasi Pasca Bencana Banjir dan Tanah Longsor

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!