22.8 C
New York
Saturday, June 20, 2026

Buy now

spot_img

APH Didesak Usut Kontruksi Wisata Kota Tuo : Belum Lama Sudah Ambruk, Negara Rugi

  • BencoolenTimes.com, – Pusat Kajian Anti Korupsi (Puskaki) Bengkulu mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut pekerjaan kontruksi pembangunan wisata Kota Tuo yang berlokasi di Pasar Bengkulu Kecamatan Kota Bengkulu.

Pasalnya, bangunan yang baru sekitar setahun dibangun menggunakan APBN dan APBD Kota Bengkulu tersebut ambruk.

Direktur Puskaki Bengkulu, Melyan Sori mengaku prihatin sekaligus miris dengan kondisi bangunan. Pembangunan Wisata Kota Tuo adalah kolaborasi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kota Bengkulu yang masuk pada program KOTAKU.

“Namun melihat kondisinya, ini membahayakan sekali, karena masih banyak pengunjung yang datang disini,” kata Melyan Sori, Jumat (24/2/2023).

Menurut Melyan Sori, dengan ambruknya bangunan yang baru sekitar setahun tersebut sudah layak untuk diusut APH.

“Ini sudah layak diusut APH, karena ini negara rugi, karena bangunan yang dibangun dengan miliaran rupiah belum lama sudah ambruk, sudah rusak parah,” jelas Melyan Sori.

Melyan Sori menyebutkan, tentunya pemanfaatan dari bangunan yang rusak tersebut tidak ada lagi. Sehingga Pemerintah Kota harus memasang rambu-rambu di lokasi.

“Sekali lagi saya tegaskan, karena ini negara rugi, APH hendaknya secepatnya bertindak melakukan penyelidikan bagaimana dengan kualitas bangunan apakah sesuai spesifikasi, kualitasnya seperti apa kok bisa roboh seperti ini,” demikian Melyan Sori.

Diberitakan sebelumnya, Terkait ambruknya bangunan ini, Made Ardana STMT selaku Sekretaris Pokja Perumahan Kawasan Permukiman (PKP) Kota Bengkulu menjelaskan, bahwa semalam ada pergerakan sitbel bangunan sehingga ambruk. Pihaknya bersama pihak terkait lainnya berkoordinasi untuk mencari solusi. Hasil koordinasi didapatkan dua kesimpulan, yakni jangka pendek dan jangka panjang.

“Jangka pendek itu, kita akan melokalisir struktur yang kira-kira sudah rusak. Cara melokalisirnya nanti apakah dipasang seng atau banner, paling tidak sementara pengunjung tidak melewati lokasi,” kata Made.

Sedangkan, sambung Made, untuk jangka panjangnya dalam waktu dekat akan dilaksanakan pertemuan lebih lanjut  antara Pemerintah Kota dengan pihak Balai.

“Jadi kegitan di Kota Tuo tetap berjalan seperti biasa, pengunjung tetap ramai berkunjung disini, tapi lokasi yang mengalami kerusakan kita lokalisir sementara,” ungkap Made.

Saat disinggung apakah penyebab ambruknya bangunan karena indikasi tidak sesuai spesifikasi ? Made menyatakan pihaknya belum bisa menyimpulkan hal tersebut.

“Kita belum bisa menyimpulkan itu, karena belum ada kajiannya kan, tapi sementara informasi dari KPP itu karena bencana banjir dua kali menerjang,” jelas Made.

Made menyampaikan, penyebab robohnya bangunan akan dikaji secara teknis. Made menambahkan, bangunan yang amruk adalah tahap 1 dan rencananya pembangunan akan dilanjutkan tahap 2 hingga tahap 3. (Bay)

admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!