25.7 C
New York
Sunday, August 30, 2026

Buy now

spot_img

Gangster Begal di Bengkulu Pelakunya Mayoritas Pelajar Bikin Geger, Apa Tindakan Konkrit Pemerintah ?

spot_img

BencoolenTimes.com, – Viralnya aksi gangster begal hingga menggegerkan jagat maya dan meresahkan warga di Kota Bengkulu belakangan ini memang telah berhasil diungkap Tim Gabungan dari Polda Bengkulu, Polresta Bengkulu, maupun Polsek Jajaran Polresta Bengkulu dengan mengamankan 16 orang terduga pelaku.

Kendati demikian, yang bikin miris yaitu mayoritas terduga pelaku ini masih berstatus pelajar. Hal tersebut nampaknya perlu mendapatkan perhatian serius. Tidak cukup sekadar pengungkapan dan penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian yang telah komitmen menjaga kamtibmas di Bengkulu, namun butuh perhatian dan langkah konkrit dari pemerintah agar kejadian yang bak fenomena baru ini tak menjamur, tidak terulang kembali dikemudian hari maupun makin meluas.

Baca Juga  Kasus Arisan Bodong Cik Oboy, Polda Bengkulu Periksa 128 Saksi dan Dalami Aliran Dana

Namun sejauh ini diketahui belum ada sikap serius yang diambil Pemerintah Kota Bengkulu maupun Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mengambil langkah-langkah konkrit agar tidak ada kejadian yang menghebohkan sepekan terakhir.

Menyikapi hal ini, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengaku prihatin, terlebih lagi para terduga pelaku mayoritas masih remaja dan berstatus pelajar. Menurut Gubernur, disinilah pentingnya pendidikan keluarga bagaimana menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, budi pekerti dan karakter yang bagus.

“Jadi kolaborasi sekolah dan keluarga penting sekali. Artinya peran orangtua bagaimana mendidik dan mengawasi anak-anak kita. Inikan kemarin saya cek di media sosial mereka punya geng sendiri, anak-anak remaja, ternyata mereka ngegroup sama-sama anak remaja,” kata Gubernur saat diwawancarai wartawan di Balai Semarak, Jumat (27/9/2023).

Baca Juga  Hampir Satu Tahun Bergulir, Kuasa Hukum Minta Kasus Dugaan Penyerobotan Tanah Segera Dituntaskan

Gubernur menyebut, orangtua sekarang juga harus dibekali kemampuan mengawasi anak, tidak hanya di rumah tetapi juga di luar misalnya di media sosial. Karena, sambung Gunernur, anak remaja masih labil dan mudah dipengaruhi.

“Maka saya minta pihak kepolisian coba carikan solusi terbaik, pendekatan pidana bisa saja dilakukan, tapi saya kira itu pilihan terakhir. Justru, anak-anak ini perlu dibina, diarahkan kemudian bagaimana kejadian ini tidak terjadi kembali dengan kelompok-kelompok yang lain,” ungkap Gubernur.

Gubernur menambahkan, ia telah meminta para kepala sekolah yang siswanya terlibat dalam kejadian ini rapat untuk mencari solusinya agar kejadian tersebut tidak terulang dikemudian hari.

Baca Juga  Polda Bengkulu Ungkap 93 Kasus Kriminal dan Amankan 110 Tersangka di Operasi Musang Nala 2026

Diketahui, para terduga pelaku berdasarkan pernyataan Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Aris Sulistyono, SH.MH dalam melancarkan aksinya melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan di sejumlah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kota Bengkulu, mereka selalu membawa senjata tajam dan tak segan melukai korbannya. Mereka menamai kelompoknya “Siap Tempur”. (BAY)

spot_img
admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!