BencoolenTimes.com, – Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FOSSEI) regional Sumbagsel (Sumatera Bagian Selatan) menggelar seminar nasional dan musyawarah regional (Mureg) tahun 2023 di Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UINFAS) Bengkulu, Kamis (26/10/2023).
Acara seminar nasional dan Mureg FOSSEI regional Sumbagsel ini langsung dibuka oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Muhammad Ikhwan, serta dihadiri Rektor UINFAS Bengkulu Zukarnain Dali yang diwakili Wakil Rektor (Warek) lll Dr Hj Fatimah, Dekan FEBI Supardi, Bagian Edukasi Perlindungan Konsumen Kantor OJK Provinsi Bengkulu, Raihmaddiansyah, Perwakilan BEI/IDX Nivi Hendwiyani, Brach Manager BSI KC Bengkulu Adam Malik yakni Taufik, Ketua Regional FOSSEI Sumbagsel Sutris Cahyono dan para dosen UINFAS Bengkulu.
Seminar nasional dan Mureg ini diikuti peserta dari 17 Kampus se-sumbagsel seperti Provinsi Lampung, Kota Palembang, Provinsi Jambi, Provinsi Bangka Belitung, Kota Lubuklinggau, dan Provinsi Bengkulu.

Ketua Kelompok Studi Ekonomi Islam, Syariah Economic and Muamalat Community (KSEI SEM-C) UINFAS Bengkulu, Egi Saputra sekaligus ketua penyelenggara mengatakan, pada Mureg FOSSEI Sumbagsel ini akan melakukan pemilihan ketua FOSSEI Regional Sumbagsel dalam melanjutkan estafet kepemimpinan selanjutnya. Lalu, membahas program kerja FOSSEI Sumbagsel dalam meningkatkan sinergi dari berbagai instansi pemerintah dan stakeholder terkait lainnya.
“Di musyawarah nanti kita akan memilih pemimpin kepengurusan FOSSEI regional Sumbagsel periode 2023/2024,” jelas Egi disela-sela seminar nasional dengan tema Optimalisasi Ekonomi Digital dan Halal Lifestyle Menuju Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Syariah Dunia.
Ditambahkan, Presidium Nasional FOSSEI Julius Nurdinsi Utama bahwa, FOSSEI sebagai wadah bagi kepengurusan KSEI SEM-C di seluruh wilayah Indonesia memiliki 5 bidang program kerja yang meliputi, bidang keilmuan, kaderisasi, kelembagaan, bidang media dan ekonomi.
“Jadi, kita di bidang ekonomi telah memberikan pendanaan untuk modal berbisnis maupun mengembangkan UMKM sesuai prinsip syariah. Bidang Keilmuan, FOSSEI terus melakukan kajian-kajian ekonomi syariah dengan melakukan penelitian dan public policy. Di bidang kelembagaan, FOSSEI terus menguatkan sinergi antara stakeholder terkait dan di bidang media, kita terus mengkampanyekan ekonomi syariah agar dikenal ke seluruh lapisan masyarakat,” sampai Julius yang didampingi Ketua Regional FOSSEI Sumbagsel Sutris Cahyono.
Sementara itu, Warek lll UINFAS Bengkulu Dr Hj Fatimah berharap dengan adanya kegiatan seminar nasional dan Mureg FOSSEI ini dapat menambah semangat bagi mahasiswa terkhusus bagi KSEI SEM-C UINFAS Bengkulu untuk terus mendakwahkan ekonomi syariah di Provinsi Bengkulu.
“Semoga ini bisa menambah semangat bagi kepengurusan KSEI SEM-C dalam berkiprah di ekonomi syariah dan terus meraih prestasi baik ditingkat lokal maupun nasional,” tukasnya. (JRS)



