17.4 C
New York
Thursday, April 23, 2026

Buy now

spot_img

Kota Bengkulu Darurat Geng Motor, Polisi Amankan 20 Pelaku

BencoolenTimes.com, – Geng motor belakangan ini menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Kota Bengkulu hingga membuat masyarakat takut untuk keluar rumah, terutama malam hari.

Geng motor di Kota Bengkulu terbilang cukup bringas. Pasalnya, mereka tak segan melukai warga menggunakan senjata tajam pedang panjang alias samurai.

Seperti baru-baru ini, 4 orang driver online yang diduga menjadi korban keganasan geng motor. Geng motor diduga menyerang mereka di Kawan Pantai Panjang Kota Bengkulu menggunakan pedang. Berdasarkan pengakuan korban yang telah melapor polisi, geng motor itu berjumlah 4 orang, 3 diantaranya sudah berhasil diamankan Polresta Bengkulu.

Sebelumnya juga terjadi sekitar bulan Agustus 2024 lalu di Jalan Kapuas 4 Kelurahan Lingkar Barat Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu yang videonya baru-baru ini kembali beredar. Di mana dalam video dijelaskan bahwa geng motor menyerang warga menggunakan Samurai dan melukai pemuda sekitar yang sedang nongkrong.

Baca Juga  Polresta Bengkulu Terapkan Rekayasa Lalu Lintas saat Karnaval Batik Besurek

Terkait kejadian di Jalan Kapuas, akhirnya Tim Macan Gading Polresta Bengkulu berhasil meringkus 7 orang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan waktu itu. Ketujuh orang terduga pelaku itu mayoritas masih berstatus pelajar.

“Kita amankan 7 orang yang diduga melakukan penganiayaan berat terhadap remaja yang sedang nongkrong di depan rumahnya di Jalan Kapuas 4 Lingkar Barat,” ungkap Kanit Resmob Macan Gading Polresta Bengkulu, Ipda Muhammad Ego Fermana, S.Tr.K, Minggu (29/9/2024) malam usai penangkapan.

Sejauh ini, total anggota geng yang diamankan Polresta Bengkulu sebanyak 20 orang dan mayoritas mereka masih berusia remaja di bawah umur dan pelajar. Mereka diamankan bersama sejumlah senjata tajam yang diduga digunakan untuk melakukan aksi keonaran yang meresahkan.

Baca Juga  Warga Teluk Segara Ditemukan Gandir

Terpisah, terkait Kota Bengkulu disinyalir darurat Geng Motor, Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Deddy Nata
mengimbau masyarakat Kota Bengkulu tetap waspada terkait maraknya aktivitas sekelompok orang yang mengatasnamakan geng motor dan membuat warga resah. Terlebih, geng motor itu cinderung menganggu ketertiban.

“Kepada seluruh masyarakat Kota Bengkulu, agar selalu waspada terhadap kejahatan jalanan,” kata Kapolresta.

Kapolresta menegaskan bahwa, tindakan sekelompok orang yang mengatasnamakan geng motor dengan membawa senjata tajam, terlebih lagi mengancam dan melukai orang lain, adalah perbuatan pidana, oleh sebab itu, Polresta Bengkulu akan tegas menindak dan memproses hukum.

“Kepada orangtua agar menjaga anak-anaknya. Awasi dengan baik. Larang mereka pulang larut malam bahkan sampai subuh. Tegur mereka jika diketahui keluyuran malam sampai subuh, apalagi tergabung dalam geng motor,” jelas Kapolresta Bengkulu.

Baca Juga  Beberapa Kabupaten Banjir, Bagaimana Kota Bengkulu?

Kapolresta Bengkulu mengajak masyarakat berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban karena hal tersebut adalah tanggungjawab bersama.

“Kepada adik-adik, yang masih berusia muda. Jangan sia-siakan waktu berharga kalian untuk hal-hal yang dapat merugikan, baik itu merugikan diri sendiri, orang lain maupun masyarakat umum. Jangan sampai waktu muda yang seharusnya untuk mengejar cita-cita, karena tersandung masalah hukum jadi terbuang sia-sia di dalam penjara,” pesan Kapolresta.

Perlu diketahui, guna menindaklanjuti secara cepat jika ada aktivitas Geng Motor yang meresahkan, Kapolresta Bengkulu menyebarkan nomor telepon pelaporan.

Silahakan lapor ke Polresta Bengkulu ke nomor kontak 0822 8099 3069 jika mengetahui dan melihat ada ancaman atau gangguan keamanan.Polresta bengkulu akan terus menangkap remaja. Berbahaya!. (BAY)

admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!