18.4 C
New York
Tuesday, June 16, 2026

Buy now

spot_img

PSSI Resmi Berhentikan STY Sebagai Pelatih Timnas

BencoolenTimes.com – PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) resmi berhentikan STY (Shin Tae-yong) sebagai pelatih Sepak Bola Tim nasional (Timnas) Indonesia.

PSSI resmi berhentikan STY sebagai pelatih, melalui pengumuman yang disampaikan PSSI, Senin, 6 Januari 2025. Pengumuman disampaikan langsung Ketua Umum PSSI Erick Thohir, seperti yang dilansir dari halaman Kompas.com.

‘’Apa yang kita lakukan hari ini untuk kebaikan Tim Nasional. Kalau dilihat PSSI satu setengah dua tahun terakhir mempunyai program sangat konsisten,’’ kata Erick.
‘’Semua kita lakukan sangat transparan tanpa agenda tertutup dan Kita mengucapkan terima kasih kepada kinerja Coach Shin Tae-yong selama ini,’’ jelas Erick.

‘’Hubungan kami sangat baik dan kita bekerja baik untuk program-program yang kita jalani, tapi dinamika di timnas ini menjadi perhatian khusus dalam kami melakukan evaluasi. Kita melihat perlunya ada pimpinan yang bisa lebih menerapkan strategi yang disepakati oleh para pemain,’’ sambung Erick.
Dilanjutkan Erick, mereka akan melakukan komunikasi yang lebih baik dan tentu implementasi program lebih baik secara menyeluruh ke timnas.

‘’Pak Sumardji sudah bertemu Coach Shin Tae-yong tadi pagi dan surat menyuratnya ada dan Saya mengucapkan sekali lagi terima kasih. Keputusan ini bukan karena timnas milik siapa-siapa tapi karena timnas ini milik Indonesia,’’ tutup Erick.
Untuk diketahui, pada akhir Juni 2024, Shin Tae-yong menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2027 untuk menghadapi ronde laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Shin datang pada Desember 2019 dan telah menukangi berbagai kelompok usia Timnas Indonesia. Secara total, ia tercatat telah menangani timnas Indonesia dalam 110 laga, termasuk memenangi 49 dan kalah dalam 40.

//Kompensasi Dibayar Sesuai Kontrak

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir juga memastikan bahwa pihak federasi akan memenuhi kewajiban kontrak setelah memutus ikatan kerja pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Federasi memastikan bahwa mereka akan menempuh semua langkah yang diperlukan untuk memastikan semua kewajiban terpenuhi. ‘’Semua kontrak harus kita hormati, kalau kita ingin jadi federasi kredibel, kita harus jaga kesepakatan yang sebelumnya,’’ ujar Erick kepada media.

Kepada Liga Indonesia, terang Erick, mereka juga sudah menekankan ke klub-klub, jangan ada pelatih atau pemain yang tidak dibayar. ‘’Kita juga tetapkan lisensi bahwa klub-klub yang melanggar, akan dikurangi poinnya,’’ terang Erick.
‘’Jadi kalau kita lakukan itu di liga, tapi PSSI tidak komit, tidak bagus dan Kita harus memenuhi kontrak-kontrak yang ditetapkan. Tentu nanti antara lawyer dan lawyer akan saling bicara untuk bahas poin kompensasi, tapi poinnya, kita harus hormat dengan apa yang disepakati,’’ imbuh Erick.(OIL/NET)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!