26.6 C
New York
Wednesday, May 27, 2026

Buy now

spot_img

Kalau Pelindo Hanya Mau Untung, Lebih Baik Pergi dari Bengkulu

BencoolenTimes.com – Kalau Pelindo hanya mau mendapatkan keuntungan dari akivitas Pelabuhan Pulau Baai, lebih baik pergi saja dari Bengkulu. Karena sejauh ini, belum terlihat upaya serius dan cepat dalam mengatasi persoalan pendangkalan Alur Pelabuhan Pulau Baai.

Kalau Pelindo hanya mau keuntungan saja, jelas akan terus menerus merugikan Provinsi Bengkulu. Terlebih kondisi pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai semakin hari semakin parah, sekaligus menimbulkan berbagai dampak.

Apalagi sejauh ini, belum ada kepastian soal upaya yang akan dilakukan, salah satuya pengerukan oleh PT Pelindo Regional II terhadap pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai.

Sedangkan desakan dan tuntutan terhadap upaya mengatasi pendangkalan di Alur Pelabuhan Pulau Baai, terus berdatangan. Bahkan beberapa waktu lalu sejumlah petani dan sopir truk muatan hasil pertanian dari pulau Enggano menggelar aksi demontrasi.

Baca Juga  Momentum Hardiknas 2026, Kuatkan Partisipasi Wujudkan Pendidikan Bermutu

Aksi demonstrasi atau aksi damai dilakukan di tiga lokasi kantor berbeda, masing-masing, PT Pelindo Regional II Bengkulu, ASDP, serta Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Wilayah III Pulau Baai Bengkulu.

Hal tersebut diatas, seperti yang sampaikan Anggota DPRD Provinsi Bengkulu sekaligus Ketua DPD PAN Kota Bengkulu, Teuku Zulkarnain kepada BencoolenTimes.com.

Menurut Teuku, PT Pelindo Regional II terkesan lamban dalam mengatasi persoalan pendangkalan Alur Pelabuhan Pulau Baai. Padahal mereka harus ikut bertanggung jawab, karena proses aktifitas di Pelabuhan Pulau Baai, sepenuhnya kewenangan PT Pelindo Regional II Bengkulu.

Baca Juga  Momentum Hardiknas 2026, Kuatkan Partisipasi Wujudkan Pendidikan Bermutu

‘’Terkait pendangkalan alur pelabuhan ini sebenarnya itu sepenuhnya tanggung jawab Pelindo dibawah Kementerian BUMN. Selama ini Pelindo kan dapat untung dari aktivitas pelabuhan, seperti batu bara, CPO dan yang lainnya,’’ sebut Teuku.

Namun mengapa, sambung Teuku, pendangkalan Alur Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu terkesan ada pembiaran dan terbukti sampai saat ini belum ada kejelasan seperti apa penanganannya.

Termasuk soal rencana upaya pengerukan di alur tersebut, PT Pelindo II terkesan tidak mau bertanggungjawab dan malah ingin membebankan sepenuhnya kepada pemerintah daerah dan pihak pemakai.

Baca Juga  Momentum Hardiknas 2026, Kuatkan Partisipasi Wujudkan Pendidikan Bermutu

‘’Kalau Pelindo hanya ingin mendapatkan untung saja dan tidak mau mengeluarkan biaya terkait pembenahan pelabuhan. Yah, Pelindo tidak ada gunanya, lebih baik pergi saja dari Bengkulu, biar pemerintah daerah mengelola sepenuhnya pelabuhan tersebut,’’ tegas Teuku.

Ditambahkan Teuku, apalagi sepertinya pemerintah daerah tidak mendapatkan kontribusi yang cukup signifikan terhadap keberadaan PT Pelindo Regional II Bengkulu ini. ‘’Selama ini juga, keberadaan Pelindo tidak terlalu signifikan, memberikan kontribusi kepada APBD Provinsi Bengkulu,’’ imbuh Teuku.(JUL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!