BencoolenTimes.com – Ternyata korban aksi pelaku penyekapan atau pengancaman oleh RI (38) warga Desa Pelalo, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong mencapai 8 orang.
Ternyata korban aksi pelaku penyekapan oleh RI yang jumlahnya 8 orang, semuanya adalah perempuan dan dengan modus yang hampir sama. Para korban bahkan sudah dihadirkan ke Polsek Sindang Dataran untuk memastikan bahwa pelaku adalah orang yang sama, yaitu RI.
Korban-korban tersebut, masing-masing yang terakhir mengalami kejadian aksi RI, yaitu SH (43) warga Desa IV Suku Menanti, Kecamatan Sindang Dataran.
Kemudian Ri (35), Da (52) dan Sa (46) yang merupakan warag Desa IV Suku Menanti, Kecamatan Sindang Dataran. Serta He (39), Ma (55), Gi (58) dan Su (40) yang kesemuanya warga Desa Bengko Kecamatan Sindang Dataran, Kabupaten Rejang Lebong.
Kapolres Rejang Lebong, AKBP Eko Budiman didampingi Kasi Humas AKP Sinar Simanjuntak melalui Kapolsek Sindang Dataran, Iptu M. Azhara K, SH menyampaikan, seluruh korban tersebut sudah datang ke Polsek Sindang Dataran.
Para korban memastikan, bahwa memang RI merupakan pelaku yang melakukan pengancaman, termasuk terhadap korban terkahir yang terjadi di Desa Air Rusa, beberapa hari yang lalu.
‘’Total korban dari aksi RI ini jumlahnya 8 orang dan masih kita dalami motif dan kronologis masing-masing korban. Tapi yang jelas, untuk 7 korban lain, itu terjadi pada tahun 2024 lalu,’’ sampai Amex sapaan akrab Kapolsek Sindang Dataran ini.
Dilanjutkan Amex, para korban selama ini tidak mau melapor karena selain tidak ada barang yang hilang, juga karena trauma dan malu untuk melaporkan kejadian yang mereka alami.
Hanya saja, setelah ada kejadian yang dialami SH, barulah para korban lain saling bercerita dan mendatangi Polsek Sindang Dataran untuk memastikan kalau pelakunya sama.
‘’Selama ini mereka tidak mau bercerita, tapi setelah ada kejadian yang dialami SH dan dilaporkan ke Polsek Sindang Dataran, baru semua korban datang ke Polsek Sindang Dataran,’’ lanjut Amex.
‘’Kita masih melakukan pendalami, khususnya terkait motif aksi pelaku yang sudah meresahkan masyarakat, khususnya kaum ibu-ibu yang ada di wilayah Kecamatan Sindang Dataran,’’ imbuh Amex.(OIL)



