BencoolenTimes.com – Heboh temuan mayat lagi di Kabupaten Rejang Lebong, tepatnya di Kelurahan Simpang Nangka, Kecamatan Selupu Rejang, Senin siang, 5 Mei 2025, sekitar pukul 13.00 WIB.
Mayat tersebut bernama Suyatman (42), yang ditemukan dalam posisi tertelungkup di Kasur dan sudah tidak bernyawa. Bahkan dari jasad mayat korban sudah mulai mengeluarkan bau tidak sedap.
Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak yang dikonfirmasi menjelaskan, penemuan mayat di salah satu kontrakan kawasan Kelurahan Simpang nangka, diketahui sekitar pukul 13.00 WIB oleh tetangga korban.
Saat itu, tetangga korban Bernama Hendra Amigo, melihat banyak lalat keluar dari ventilasi rumah korban. Selanjutnya Hendra mendekat ventilasi tersebut dan langsung mencium bau busuk dari dalam rumah korban.
Karena curiga, Hendra akhirnya menghubungi ayah korban bernama Suparno untuk bersama-sama melakukan pemeriksaan.
Kemudian Hendra bersama Suparno mendobrak pintu rumah korban, kemudian masuk ke dalam rumah dan melihat korban dalam posisi tertelungkup di atas Kasur kamar depan rumah korban.
‘’Pertama kali tetangga korban yang curiga, lalu memanggil ayah korban dan mendobrak pintu rumah. Setelah masuk, didalam kamar depan terlihat korban dalam posisi tertelungkup dan sudah tidak bernyawa atau meninggal dunia, sehingga keduanya langsung melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat pemerintahan setempat dan kepolisian,’’ jelas Kasi Humas.
Untuk penyebab kematian, sambung Kasi Humas, diduga korban meninggal dunia karena sakit Epilepsi yang selama ini dideritanya. ‘’Untuk penyebab pastinya kematian korban masih dalam penyelidikan, namun diduga kuat sementara, penyebabnya karena sakit,’’ sambung Kasi Humas.
Ditambahkan Kasi Humas, keluarga korban tidak mau dilakukan Otopsi terhadap jasadt korban. Dan sudah menerima karena meyakini korban meninggal dunia karena sakit, serta sudah membuat surat pernyataan penolakan Otopsi.
‘’Keluarga korban menolak dilakukan upaya Otopsi dan jasad korban dibawa ke rumah orang tuanya dan untuk selanjutnya dilakukan pemakaman,’’ demikian Kasi Humas.(OIL)



