18.2 C
New York
Wednesday, June 17, 2026

Buy now

spot_img

Penurunan Stunting Butuh Sinergitas dan Kolaborasi Seluruh Elemen

BencoolenTimes.com – Penurunan Stunting butuh sinergitas dan kolaborasi seluruh elemen. Ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Rejang Lebong, Hendri Praja saat menghadiri Rembuk Stunting Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2025 yang diselenggarakan di Hotel Madelin, Kota Bengkulu, Senin, 21 Juli 2025.

Acara tersebut dibuka oleh Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu, Mian dan dihadiri oleh seluruh Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.

Wabup Hendri menegaskan bahwa upaya penurunan angka stunting memerlukan kolaborasi nyata antara pemerintah kabupaten/kota, provinsi, dan seluruh elemen masyarakat.

Wabup Hendri menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong telah menyelaraskan berbagai program lintas sektor demi mendukung target nasional dalam menurunkan prevalensi stunting.

‘’Stunting bukan hanya isu kesehatan, tapi juga terkait pendidikan, sanitasi dan pola asuh keluarga. Maka penanganannya harus terintegrasi. Di Rejang Lebong, kami terus memperkuat sinergi lintas OPD hingga tingkat desa,’’ sampai Hendri.

Wabup Hendri menjelaskan bahwa Kabupaten Rejang Lebong telah mengimplementasikan intervensi spesifik maupun sensitif dalam program penurunan stunting.

Mulai dari penyuluhan gizi untuk ibu hamil dan balita, peningkatan layanan kesehatan dasar, hingga upaya perbaikan sanitasi dan air bersih di wilayah rentan.

Wabup Hendri menyebut, penyelenggaraan Rembuk Stunting Pemerintah Provinsi Bengkulu menjadi momentum strategis menyatukan komitmen dan menyusun langkah terarah antar wilayah.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wagub Mian menyampaikan pentingnya penyatuan komitmen dalam menanggulangi stunting.

Wagub Mian mengungkapkan, tema kegiatan tahun ini adalah Satukan Komitmen Wujudkan Anak Bebas Stunting, sebagai bentuk ajakan untuk bergerak bersama dari tingkat provinsi hingga ke desa.

‘’Rembuk ini bukan hanya rutinitas, tapi bagian dari evaluasi dan penajaman strategi dalam RPJMD kita untuk menurunkan angka stunting secara signifikan,’’ imbuh Mian.

Acara ini juga dihadiri oleh pejabat dari lintas instansi, seperti BKKBN, Dinas Kesehatan, organisasi profesi (IAKMI, PERSAGI, WCC), serta perwakilan dari akademisi, termasuk Universitas Bengkulu.(OIL/RMC)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!