15.7 C
New York
Friday, May 1, 2026

Buy now

spot_img

Sapi Penggemukan Program Bumdes Pasar Talo Diprotes Warga

BencoolenTimes.com – Sapi Penggemukan Program Ketahanan Pangan yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Desa Pasar Talo, Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma di protes warga.

Protes yang disampaikan warga terkait Sapi yang dibeli Bumdes diduga tidak sesuai dengan spesifikasi anggaran yang dikeluarkan oleh Bumdes.

Bahkan, warga desa setempat, Samsul Bahri, sudah menyampaikan memprotes keras ke Bumdes. Namun Bumdes tetap bersikukuh, mempertahankan argumen bahwa pengadaan Sapi program ketahanan pangan tersebut telah sesuai dengan spek dan anggaranya.

‘’Sapinya itu kecil, tidak sesuai dengan spek dan anggaran yang ada di Bumdes. Jadi kami protes, tidak mau menerima sapi itu untuk program penggemukan,’’ terang Samsul Bahri saat di konfirmasi Wartawan media ini.

Baca Juga  Curah Hujan Tinggi, Diduga PT. SSL Buang Limbah Malam Hari

Dijelaskannya, selain kurus tidak sesuai spesifikasi, Sapi yang dibeli oleh bumdes adalah sapi betina. Karena program Bumdes adalah penggemukan bukan pengembangbiakan, maka sapi betina tidak tepat untuk digemukan.

‘’Kami warga Pasar Talo ini tidak buta dengan sapi. Jadi soal harga dan spek sapi kami sudah sangat paham,’’ sebut Samsul sembari menunjukan sapi yang di belim Bumdes.

Samsul melanjutkan, anggaran yang dialokasikan dari Dana Desa untuk pembelian sapi ini sebesar Rp 144 juta lebih. Hanya saja, sapi yang di beli Bumdes hanya sebanyak 8 ekor, yang umurnya diperkirakan baru 3 atau 4 bulan.

Baca Juga  PLN Siap Minimalisir Pemadaman Listrik Saat MTQ

Sehingga jelas itu akan memakan waktu lama dan ditambah lagi itu merupakan sapi betina. ‘’Harga sapi yang di beli Bumdes ini paling enam sampai tujuh juta rupiah dan tidak sebanding dengan anggaran yang telah dialokasikan,’’ lanjut Samsul.

Diungkapkan Samsul, terkait protes ini pihak Bumdes telah menggelar rapat dengan masyarakat penerima program. Saat rapat pertama, pihak Bumdes menyanggupi akan mengganti, namun setelah diganti, speknya pun sama bahkan ada satu sapi yang betina.

‘’Kemarin kami rapat lagi, mungkin hari ini kami akan bawa perkara ini ke Inspektorat Seluma,’’ imbuh Samsul.

Baca Juga  Wakil Bupati Seluma Bantu Biaya Bayi Pengidap Tumor Ganas

Terpisah, Sekretaris Desa Pasar Talo, Hasril Tasaong membenarkan jika ada warga protes program ketahanan pangan penggemukan sapi yang dikelola oleh Bumdes. Namun karena program ini adalah program Bumdes, maka Pemdes belum bisa ikut campur lebih jauh.

‘’Kami harap pengurus Bumdes bisa menindaklanjuti dan menyelesaikan permasalahan ini. Kami pihak desa belum bisa ikut campur, karena program ini adalah program Bumdes,’’ singkat Hasril.

Namun sayangnya, hingga berita ini di publikasikan, belum ada keterangan resmi dari Bumdes. Bahkan Ketua Bumdes Pasar Talo, Ari Baim belum memberikan konfdirmasi saat dihubungi via WhatsApp.(LRS)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!