BencoolenTimes.com – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, meminta agar kebijakan efisiensi yang terjadi di pemerintahan tidak berdampak terhadap pelayanan publik di Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Penegasan ini disampaikan Helmi Hasan didampingi Wakil Gubernur Mian, menggelar rapat bersama seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Bengkulu di Balai Raya Semarak, Sabtu, 11 April 2026.
Dalam arahannya, Helmi Hasan meminta agar seluruh kepala OPD tidak mengeluhkan kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat. Ia menilai kondisi Indonesia masih relatif baik dibandingkan negara lain.
”Tidak ada alasan untuk mengeluh. Kebijakan efisiensi terjadi di mana-mana. Indonesia masih sangat baik dibandingkan negara lain. Vietnam saja sudah melakukan perubahan besar dalam struktur pemerintah daerahnya,” ujar Helmi.
Menurutnya, kebijakan efisiensi yang dilakukan pemerintah pusat bertujuan agar penggunaan anggaran lebih tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ketua Ikatan Alumni Universitas Bengkulu ini juga menekankan bahwa tantangan efisiensi di daerah tidak sebanding dengan yang dihadapi pemerintah pusat. Oleh karena itu, ia meminta jajaran OPD tetap fokus menjalankan tugas dan meningkatkan kinerja pelayanan.
”Kesulitan yang kita hadapi di daerah belum sebanding dengan pemerintah pusat. Karena itu, kita harus tetap bekerja maksimal untuk masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Helmi Hasan menginstruksikan seluruh kepala OPD agar lebih aktif memantau dan merespons isu-isu publik, khususnya terkait infrastruktur, melalui media sosial.
”Saya minta setiap OPD memonitor berbagai keluhan masyarakat, misalnya terkait jalan rusak. Harus sigap dan cepat ditindaklanjuti,” tutup Helmi. (JUL/RMC)



