22.2 C
New York
Thursday, August 13, 2026

Buy now

spot_img

Agi Agusrin Siap Datangkan Investor ke Bengkulu, Nilai Investasi Capai Rp 3 Triliun

BencoolenTimes.com – Putri asli Bengkulu, Agi Agusrin siap mendatangkan investor lokal dan luar negeri untuk membangun pelabuhan bertaraf internasional di Provinsi Bengkulu.

Tak tanggung-tanggung, Agi Agusrin memaparkan rencana nilai investasi tersebut mencapai Rp 3 Triliun. Bukan hanya bangun pelabuhan, tapi juga membangun transportasi kereta api dan pabrik karbon aktif untuk pengelolaan batu bara.

Agi Agusrin juga menjelaskan, rencana pembangunan pelabuhan, transportasi dan pabrik ini tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yang artinya murni investasi swasta.

Baca Juga  Sekda Bengkulu Tekankan Disiplin dan Loyalitas ASN saat Pimpin Apel di Dinas Kominfotik

Agi Agusrin bersama perwakilan ASA Group mengatakan Provinsi Bengkulu berpotensi menjadi hub perdagangan dan ekspor komoditas unggulan seperti batu bara, CPO, karet, dan hasil bumi lainnya ke pasar internasional.

‘’Kita sudah menghadap Pak Gubernur untuk meminta dukungan mendatangkan investor lokal maupun luar negeri untuk bangun Provinsi Bengkulu ini,’’ kata Agi Agusrin, Rabu, 27 Rabu 2025 di Kota Bengkulu.

Agi Agusrin Siap

Ia menargetkan untuk tahap awal akan dibangun pelabuhan terlebih dahulu dengan masa pengerjaan dua hingga tiga tahun pengerjaan. Dari proyek pembangunan ini diprediksi akan menyerap ribuan tenaga kerja lokal.

Baca Juga  Tinjau RSUD M Yunus, Gubernur Helmi Hasan Pastikan Peningkatan Pelayanan jadi Prioritas

‘’Akan ada ribuan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk pengerjaan pembangunan ini,’’ ujar Agi Agusrin.

Sejauh ini, kata Agi Agusrin, mereka masih memetakan dan mengkaji untuk lokasi yang strategis pembangunan pelabuhan bertaraf internasional tersebut.

Apakah akan memilih pelabuhan yang telah ada selama ini seperti di Kabupaten Bengkulu Utara, Kota Bengkulu, Kabupaten Seluma dan Kabupaten Kaur atau membuat pelabuhan yang baru.

‘’Kita masih melakukan visibilitas study kelayakan yang telah ada dan akan mengkaji ulang bersama ahli-ahli internasional. Jika yang cocok, akan kita lanjutkan tetapi kalau tidak ada maka belajar dari study kelayakan yang ada untuk membuat study kelayakan yang baru,’’ imbuh Agi Agusrin.(JUL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!