Bentrok Nelayan di Bengkulu Utara, Polda Tetapkan Tiga Orang Tersangka

Kombes Pol Dolifar Manurung Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bengkulu

BencoolenTimes.com, – Bentrok antara nelayan trawl dengan nelayan tradisional di Bengkulu Utara 25 Desember 2020 lalu yang mengakibatkan 4 orang nelayan luka-luka memasuki babak baru.

Polda Bengkulu menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam peristiwa bentrok tersebut di antaranya MA (30), WS (36) dan RU (40). Ketiganya merupakan nahkoda nelayan trwal.

“Hari ini kita sudah menyelesaikan berkas perkaranya dan kita laksanakan pelimpahan tahap I ke Kejaksaan Tinggi untuk diteliti berkasnya oleh Jaksa,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Poda Bengkulu, Kombes Pol Dolifar Manurung saat dijumpai di Kantornya, Rabu (13/1/2021).

Ada tiga perkara yang mendukung Polda Bengkulu dalam peristiwa bentrok antar nelayan tersebut yang penyidikannya melibatkan Tindak Pidana Tertentu Badan Reserse Kriminal (Tipidter Bareskrim) Polda Bengkulu salah satunya penggunaan alat tangkap Pukat.

“Kam tiga tersangka nahkoda kapal yang terlibat dalam penggunaan alat tangkap pukat itu,” jelas Dolifar.

Dolifar menambahkan, ketiga tersangka nyata di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolda Bengkulu.

“Tersangka dikenakan pasal tentang Undang-Undang perikanan dengan larangan delapan tahun penjara,” jelas Dolifar. (PPJ)