27.4 C
New York
Saturday, June 20, 2026

Buy now

spot_img

Bocah Hilang di Curup Ditemukan Meninggal di Sungai Musi Kepahiang

BencoolenTimes.com – Bocah perempuan berusia 8 tahun bernama Ibnaty Husnaini alias Nini, yang sebelumnya dilaporkan hilang di Curup, Kabupaten Rejang Lebong, ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Musi, Desa Tertik, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang.

Jenazah korban ditemukan mengapung di sungai pada Minggu, 11 Januari 2026 dan telah dievakuasi oleh tim gabungan. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga di RSUD Kepahiang pada sore hari.

Petugas memastikan identitas korban melalui sejumlah ciri yang masih melekat pada tubuh korban, di antaranya perhiasan serta tanda fisik yang dikenali keluarga.

Kepala Pelaksana BPBD Kepahiang Hendra mengatakan, kecocokan data dan ciri fisik tersebut memastikan bahwa korban adalah bocah yang sebelumnya dilaporkan hilang di Curup.

‘”Ada anting-anting di telinga dan beberapa tanda fisik lainnya yang dikenali keluarga,” kata Hendra.

Evakuasi dilakukan oleh tim gabungan dari Polsek Tebat Karai, BPBD Kepahiang, serta warga sekitar. Berdasarkan pemeriksaan medis awal, korban dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam.

Saat ditemukan, kondisi tubuh korban mengalami pembengkakan, kulit mengelupas, serta terdapat perubahan warna pada mata dan bibir. Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tersangkut pada ranting kayu serta bambu di pinggir aliran sungai.

Sebelumnya, Nini dilaporkan hilang pada Jumat, 9 Januari 2026 siang setelah diduga terjatuh ke saluran drainase di kawasan Perumahan BTN, Kelurahan Air Bang, Kecamatan Curup Tengah. Saat itu, korban berjalan bersama saudara kembarnya sepulang dari rumah temannya. Arus air yang deras diduga menyeret korban hingga masuk ke aliran Sungai Musi.

Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian dibawa kembali ke Curup Tengah untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya saluran air terbuka, terutama saat curah hujan tinggi, bagi anak-anak yang beraktivitas di sekitar lingkungan permukiman. (JUL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!