Bubarkan Keramaian, 2 Cewek Didatangi Satpol PP Kota Saat Main Tik Tok di Pinggir Jalan

BencoolenTimes.com, – Tim Yustisi Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu membubarkan kerumunan massa di sejumlah titik di Kota Bengkulu, Senin (21/12/2020) malam, dalam rangka menegakkan Protokol Kesehatan (Protkes) Covid-19 sekaligus menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Walikota Bengkulu Helmi Hasan terkait larangan kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa atau keramaian.

Pasar Malam di Bentiring

Lokasi pertama yang menjadi sasaran Satpol PP Kota Bengkulu adalah Pasar Malam yang ada di Kelurahan Bentiring Kota Bengkulu. Disitu, Kepala Satpol PP Kota Bengkulu Yurizal yang memimpin kegiatan secara tegas mengimbau pengelola Pasar Malam agar menghentikan aktifitas Pasar Malam dan pihaknya meminta kepada pengelola untuk menutup Pasar Malam yang menimbulkan kerumunan massa, hal itu dilakukan demi keselamatan bersama sekaligus mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Bengkulu yang semakin meningkat.

“Sesuai SE Walikota Bengkulu, kita imbau kepada pengelola Pasar Malam agar menghentikan aktifitas yang dapat menimbulkan keramaian demi keselamatan bersama, karena mengingat saat ini pandemi Covid-19 masih melanda dan kasus semakin meningkat sehingga kita minta Pasar Malam tersebut ditutup,” jelas Yurizal.

Tak hanya disitu, Satpo PP Kota Bengkulu melanjutkan razia, sasaran selanjutnya adalah lokasi Biliar yang terletak di Cimanuk Kota Bengkulu yang masih beroperasi Billiard meski waktu sudah menujukkan pukul 22.30 WIB. Para pengunjung kemudian dibubarkan dan Satpol PP mengimbau kepada pemilik usaha untuk mengindahkan SE Walikota dan Maklumat yang dikeluarkan Kapolri.

Usai di lokasi Bliliar, Satpo PP Kota Bengkulu melanjutkan kegiatannya, yang menjadi sasaran selanjutnya Padagang Kaki Lima di Pasir Putih Pantai Panjang, pedagang disitu juga diimbau untuk mematuhi peraturan yang ditetapkan pemerintah.

Selanjutnya Diskotik Melasiko Ex-Pataya Pantai Panjang disasar Satpol PP Kota Bengkulu, namun saat akan melakukan razia di lokasi tersebut, anggota Satpol PP mendapati dua orang wanita di pinggir jalan. Anggota Satpol PP langsung menghampiri dua cewek tersebut, saat ditanya petugas mereka mengaku sedang bermain tik tok. Lalu anggota Satpol PP meminta kedua wanita tersebut pulang.

Lolasi biliar Star Pool Billiard & Lounge turut menjadi sasaran Satpol PP Kota Bengkulu, dan petugas disitu menemukan aktifitas yang menimbulkan kerumunam massa dan petugas langsung membubarkan aktifitas di Biliar tersebut.

“Kegiatan ini selain untuk mempertegas SE yang dikeluarkan Walikota kami juga berharap masyarakat dapat mematuhinya, karena aktifitas yang menimbulkan kerumunan akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan kita juga dapat merugikan orang lain. Maka dari itu kami berharap para pihak penyedia tempat untuk dapat merealisasikan SE dari Walikota Bengkulu itu agar wabah Covid-19 di Bengkulu ini segera berakhir dan kita dapat beraktifitas seperti biasanya,” tukas Yurizal.(CW2)