11.8 C
New York
Monday, April 27, 2026

Buy now

spot_img

Bupati Rejang Lebong, M. Fikri Thobari Bantu 17 Warga Korban Angin Puting Beliung

BencoolenTimes.com – Bupati Rejang Lebong, M. Fikri Thobari menyerahkan bantuan untuk 17 warga korban amukan Angin Puting Beliung di Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang.

Bupati Rejang Lebong, M. Fikri Thobari menyerahkan bantuan pada Kamis, 27 Maret 2025, bersama Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Rejang Lebong.

Bantuan yang diserahkan, berupa uang tunai dari Baznas Kabupaten Rejang Lebong dengan rincian, Korban rumahnya rusak berat mendapat bantuan uang tunai Rp 1 juta, rusak sedang Rp 700 ribu dan rusak ringan Rp 500 ribu.

Baca Juga  Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan Datangi Korban Angin Puting Beliung

Bupati Rejang Lebong

Ditambah bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong, berupa peralatan rumah tangga, selimut dan peralatan lain. Serta bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong, berupa perlengkapan keluarga, pakaian, kain sarung, handuk dan bantuan peralatan mandi.

‘’Saya harapkan bantuan ini dapat membantu meringankan beban bapak ibu yang menjadi korban amuk angin puting beliung. Semoga bapak-ibu yang mendapat musibah ini dapat diberikan kesehatan dan kesabaran,’’ kata Bupati Fikri Thobari.

Bupati Rejang Lebong

Sementara Sekdes Sumber Urip, Hartono menjelaskan bahwa 17 KK korban amuk puting beliung itu berada di wilayah dusun II dan III. ‘’Musibah angin puting beliung itu terjadi  pukul 15.30 WIB, Selasa, 11 Pebruari 2025 lalu dan 17 rumah warga mengalami kerusakan dibagian atap,’’ jelas Hartono.

Baca Juga  Polres Rejang Lebong Kunjungi Korban Bencana

Dikatakan Hartono, rumah-rumah warga yang atapnya terbang diterjang angin puting beliung itu sudah diperbaiki warga dengan bergotong royong. ‘’Bahkan, Dinas Sosial dan BPBD telah memberikan bantuan masa panic,’’ tambah Hartono.(OIL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!