BencoolenTimes.com, – Sebelumnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu melaksanakan Raat Dengar Pendapat dengan pihak PT. Pelindo II Cabang Bengkulu.

Anggota Komisi I DPRD Kota Bengkulu, sekaligus Ketua Fraksi PAN Kusmito Gunawan lebih menyoroti dana CSR PT. Pelindo yang tidak pernah dikucurkan untuk warga Kota Bengkulu.
“Penting untuk diketahui, apakah Pelindo ini pernah mengeluarkan dana CSR nya? Karena walaupun Pelindo berorientasi bisnis, jangan lupakan bahwa setiap perusahaan punya tanggung jawab sosial terhadap masyarakat,” tegas Kusmito Gunawan, Rabu (31/3/2021).
Kusmito Gunawan menyebutkan bahwa selama ini Pelindo tidak melakukan fungsi sebagai BUMN yang memberikan konstribusi pembangunan di daerah dimana wilayahnya berada yakni Kota Bengkulu.
Seharusnya Pelindo bersinergi dengan Pemda Kota Bengkulu untuk berpartisipasi dalam peningkatan PAD Kota.
“Pelindo harus melakukan langkah-langkah Strategis bersama Pemda Kota melakukan Memorandum of Understanding (MoU) yakni
komitmen atas pajak dan retribusi parkir kendaraan yang masuk dan keluar ke Pelindo, penerimaan dari E-Pass, melakukan kerja sama dengan prinsif Business To Business(B2B) dengan BUMD Kota Bengkulu. Bagi hasil retribusi bongkar muat batubara dan container barang lainnya, penyesuaian Pajak Bumi dan Bangunan, pemberlakuan secara efektif dan efesien CSR,” ungkap Kusmito Gunawan.
“Kita mendukung Pemkot membuat regulasi pendukung, baik dalam bentuk Perda, Perwal dan peraturan teknisnya guna penguatan terhadap kontribusi Pelindo ke depan. Tentunya kita akan melakukan kontrol dan pengawasan ketat, bila perlu dibentuk pansus,” jelas Kusmito Gunawan.
Sementara itu, GM HPI Pelindo Oka Suharsono mengatakan, pada dasarnya PT. Pelindo II bersedia memberikan kontribusi yang lebih lagi bagi PAD Kota Bengkulu, dengan catatan selama ada regulasi yang jelas sebagai payung hukumnya.
Oka juga membuka ruang bagi Pemerintah Daerah untuk menghitung ulang NJOP PBB serta pajak parkir.
“Berapapun NJOP-nya kami siap. Intinya apapun itu, selama ada regulasi serta kepastian hukumnya, kami bersedia ikut aturan main di Kota Bengkulu. Kami janji akan memberikan kontribusi lebih bagi PAD Kota Bengkulu,” kata Oka. (Bay)



