spot_img
Saturday, August 6, 2022
spot_img
HomeInfo KotaDinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Siap Bertransformasi

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Siap Bertransformasi

-

BencoolenTimes.com, – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu bersama Perpustakaan Nasional RI adakan Stakeholder Meeting (SHM) Provinsi dalam rangka program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial tahun 2022.

Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Perpustakaan Nasional (Purpusnas) RI, Dr. Drs. Upriyadi, SS, M. Hum mengatakan, Perpustakaan Nasional RI sebagai Pembina semua jenis perpustakaan, dengan dukungan dari Bappenas tahun 2018 telah melaksanakan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan Kualitas Layanan Perpustakaan, meningkatkan Penggunaan Layanan masyarakat sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan membangun Komitmen & Dukungan Stakeholder untuk Transformasi Perpustakaan yang Berkelanjutan, dengan harapan dapat terciptanya masyarakat sejahtera melalui transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial,” kata Upriyadi, Kamis, (4/8/2022).

Lanjutnya, sejak tahun 2020 lalu, Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial telah menjadi program prioritas nasional dan dimasukkan dalam RPJMN 2020 – 2024.

Kemudian, untuk kegiatan Stakeholder Meeting (SHM) Provinsi ini adalah kegiatan mempertemukan para pemangku kepentingan (stakeholder) untuk dapat berkolaborasi atau bersinergi dalam membangun literasi masyarakat. Kolaborasi dan sinergi yang bisa dilakukan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak dan mendorong tugas pokok dan fungsi ataupun tujuan dari setiap stakeholder. Kolaborasi yang bisa diberikan dapat berupa kerjasama program, sumber daya manusia, barang dan material.

“Pada tahun 2022 ini Stakeholder Meeting (SHM) Provinsi dilaksanakan di 33 provinsi secara onsite (tatap muka), dibagi dalam 5 gelombang dimana setiap gelombang dilaksanakan di 6 – 7 provinsi,” bebernya.

Selain itu, tujuan dari pelaksanaan Stakeholder Meeting (SHM) Provinsi adalah untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi stakeholder dalam membangun literasi masyarakat melalui transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

“Pertemuan stakeholder Meeting (SHM) di tingkat provinsi ini bagian dari upaya menciptakan ekosistem pendukung bagi pelaksanaan program di level provinsi, kabupaten & desa,” pungkasnya.

Ia berharap ekosistem pendukung dapat memastikan tersedianya landasan kebijakan yang dibutuhkan bagi pelaksanaan program di daerah, terbentuknya kerjasama dan jejaring antara perpustakaan daerah dengan pemangku kepentingan dan terjadinya perluasaan program melalui replikasi transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial secara mandiri dan berkelanjutan.

Bila ekosistem sudah berjalan baik maka peran seluruh pemangku kepentingan akan jelas dan saling terkait satu sama lain serta  saling  bersinergi hingga proses membangun sumber daya manusia melalui penguatan literasi dalam transformasi perpustakaan akan berkelanjutan dan berkontribusi optimal dalam meningkatkan kualitas sumber daya dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Provinsi Bengkulu H. Meri Sasdi, M.Pd mengatakan bahwa, dalam rangka menindaklanjuti program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial maka pemerintah provinsi Bengkulu mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 20 tahun 2019 tentang perubahan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial di Provinsi Bengkulu dengan program satu desa satu perpustakaan.

“Harapan dari Bapak Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan kita semua agar program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial bisa sukses di Provinsi Bengkulu,” ungkap Meri Sasdi.

Tambahnya, Ia juga sangat mengapresiasi atas kedatangan langsung dari Perpusnas yang diwakili oleh bapak Dr. Drs. Upriyadi, M. Hum yang telah memberikan arahan dan motivasi ke seluruh peserta SHM.

“Tadi dijelaskan bagaimana stakeholding dari berbagai stakeholder untuk berkomitmen siap mendukung program ini karena manfaatnya untuk literasi masyarakat,” demikian. (JRS)

Related articles

Latest posts

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!