BencoolenTimes.com – DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Golkar mempersiapkan pengisian kekosongan Ketua DPD Partai Golkar Bengkulu dengan menunjuk Plt (Pelaksana Tugas).
DPP Partai Golkar segera melakukan penunjukan Plt. Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, namun belum dipastikan kapan. Seperti yang disampaikan Ketua DPP Golkar Bidang Organisasi, Yahya Zaini.
Dikatakan Yahya, meskipun rencana tersebut memang ada, namun sampai sekarang belum ada penunjukan, karena masih menunggu. ‘’Masih menunggu,’’ ujar Yahya yang dikonfirmasi BencoolenTimes.com.
Sebelumnya, Yahya Zaini mengungkapkan bahwa, DPP Partai Golkar akan segera mengisi kekosongan Ketua DPD Partai Golkar Bengkulu dengan melakukan menunjuk seorang Plt. ‘’Nanti DPP akan menunjuk Plt Ketua DPD terlebih dahulu,’’ ungkap Yahya Zaini beberapa waktu lalu.
Yahya Zaini mengatakan, untuk kader yang akan ditujuk sebagai Plt. Ketua DPD Partai Golkar Bengkulu langsung dipilih kader dari kepengurusan DPP Partai Golkar. ‘’Pelaksana tugas nanti dari DPP,’’ kata Yahya.
Yahya mengungkapkan, bahwa untuk melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) biasa di DPD Partai Golkar Bengkulu akan digelar pada tahun 2025 ini. ‘’Bisa Musda biasa, karena masa jabatannya sudah habis tahun depan dan kalau Musdalub meneruskan masa jabatan Pak Rohidin,’’ imbuh Yahya.
Untuk diketahui, Kursi Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu menjadi kosong, karena beberapa hari menjelang hari pencoblosan Pilkada Serentak, 27 November 2024 lalu, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, Rohidin Mersyah yang menjadi salah satu Calon Gubernur Bengkulu berpasangan dengan Meriani, tersandung kasus hukum.
Rohidin Mersyah, hingga saat ini masih menjalani proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI). Rohidin Mersyah ditangkap dan ditahan KPK RI, lantaran diduga terlibat Tindak Pidana Korupsi (TPK) terkait pemerasan dan menerima gratifikasi.
Selain itu, dalam rekapitulasi perhitungan perolehan suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu, Rohidin Mersyah yang berpasangan dengan Meriani, harus mengakui keunggulan paslon lain dan kalah. KPU Provinsi Bengkulu, mengumumkan hasil rekapitulasi perhitungan perolehan suara Pilgub Bengkulu, pasangan Helmi Hasan-Mian menjadi peraih suara tertinggi.(JUL)



