22.5 C
New York
Monday, September 7, 2026

Buy now

spot_img

Hadiri Pesta Malam, Warga Curup Pulang Tanpa Nyawa

spot_img

BencoolenTimes.com – Hadiri pesta malam, warga Kelurahan Pelabuhan Baru, Kecamatan Curup, Reiliando alias Aldo (24) harus pulang tanpa nyawa, diduga setelah mengalami penganiyaan saat akan pulang dari pesta di Desa Bandung Marga Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR), Minggu dini hari, 16 Februari 2025.

Hadiri pesta malam, Reiliando alias Aldo meninggal dunia diduga setelah mengalami luka tusuk dibagian leher. Belum diketahui siapa pelaku penusukan dan apa motif sebenarnya.

Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak menjelaskan, dari hasil penyelidikan sementara, korban sebelumnya hadir ke Pesta Malam di Desa Bandung Marga, Kecamatan BUR menggunakan mobil jenis Pikap bersama istri dan teman-temannya yang lain.

Korban diketahui berangkat bersama rekannya Diki Candra alias Bong (24) warga Kelurahan Talang Benih. Serta Jeni (26) istri korban dan Vinasti Janiati als Vina (21) yang merupakan istri Diki Candra alias Bong rekan korban.

‘’Korban ini diketahui datang ke acara pesta tersebut bersama istrinya serta dua rekannya yang lain, juga suami istri. Sampai di lokasi pesta mereka nongkrong dengan teman-teman mereka yang sama-sama hadir dilokasi pesta,’’ jelas Kasi Humas.

Saat sedang nongkrong tersebut, terang Kasi Humas, rekan-rekan korban menenggak minuman yang diduga minuman keras (Miras). Teman-teman korban minum dengan cara bergiliran, namun saat minuman diberikan kepada salah satu rekan korban, ada pemuda yang belum diketahui identitasnya menampar rekan korban.

Selanjutnya, karena khawatir terjaddi keributan, rekan korban yang lain langsung berteriakdan mengundang masyarakat, sehingga keributan tersebut langsun dilerai warga.

‘’Tidak lama berselang, korban akhirnya mengajak rekan-rekannya untuk pulang ke Curup, terlebih mereka melihat kondisi di pesta tersebut sudah mulai tidak kondusif,’’ terang Kasi Humas.

Saat pulang, sambung Kasi Humas, korban mengemudikan mobil pikap dengan posisi, istrinya berada di sebelahnya. Serta tiga rekannya yang lain juga berada di dalam mobil, sedangkan beberapa rekan korban yang lain ada yang duduk di bagian bak belakang mobil.

Hanya saja, belum jauh dari lokasi parkir awal saat mengendarai mobil pikap tersebut, mereka tiba-tiba dihadang sekitar 6 orang yang langsung melakukan pemukulan menggunakan Balok Kayu dibagian kaca mobil sebelah kanan supir.

Saat itu juga, dua rekan korban ditarik keluar olah para pelaku yang melakukan pemukulan mobil dengan balok. Diduga karena cemas, korban tetap melajukan kendaraannya dan dikejar oleh para pelaku yang jumlah kendaraannya sekitar 8 unit.

‘’Diduga korban cemas dan tetap mengendarai mobilnya walaupun dua rekannya ditarik keluar dan kaca depan mobil sudah dalam kondisi mengalami kerusakan,’’ sambung Kasi Humas.

Namun sekitar 500 meter dari lokasi penghadangan, sebut Kasi Humas,

mobil korban mengalami kecelakan menabrak mobil masyarakat yang terparkir di depan rumah.

Saat kecelakaan, korban masih berada di dalam mobil bersama istri dan satu rekannya yang lain. Serta beberapa rekannya menyelamatkan diri dengan lari ke arah bawah jurang di dekat lokasi kejadian kecelakaan tersebut.

‘’Setelah kecelakaan tersebut, Istri Korban meminta bantuan kepada warga sekitar lokasi untuk membawa korban ke Rumah Sakit As Salam Curup. Namun saat sampai di rumah sakit, korban sudah dinyatakan meninggal dunia dan diketahui ada luka tusukan di bagian leher,’’ sebut Kasi Humas.

Ditambahkan Kasi Humas, pihak Polres Rejang Lebong dan Polsek Bermani Ulu, hingga saat ini masih melakukan penyelidikan dan sudah memasang police line di lokasi kejadian. ‘’Kita lihat nanti bagaimana perkembangan selanjutnya dari kejadian ini, karena masih dalam proses penyelidikan,’’ imbuh Kasi Humas.(OIL)

spot_img

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!