30.4 C
New York
Monday, June 15, 2026

Buy now

spot_img

Jelang Puasa, Emak-emak Tagih Janji Tabung Gas Melon Gratis dari Gubernur

BencoolenTimes.com, – Janji itu utang, kalimat ini pas untuk keluhan emak-emak di Provinsi Bengkulu, yang menagih janji Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat kampanye Pemilihan Gubernur Bengkulu 2020 lalu.

Meski sudah dilantik sejak Februari 2021 lalu, belum ada tanda-tanda janji ini akan direalisasikan Gubernur Rohidin.

Apalagi menjelang Ramadhan tahun 2021 ini, kebutuhan akan tabung gas 3 kilogram itu, makin meningkat. Banyak kalangan ibu-ibu menanyakan kapan Gubernur Bengkulu membayar utang janji Pilgub 2020 lalu.

“Janjinya mana? Katanya tabung gas melon (3 Kg) gratis. Ini dah mau masuk puasa, janji itu utang. Semoga pemerintah tidak hanya janji, tapi harus tepati janji,” keluh Martini, warga Kota Bengkulu yang sehari-hari menjual gorengan.

Baca Juga  Pemprov Serahkan Bantuan Sapi Kurban Presiden ke Masjid Al Anshor

Begitu juga Yeyen, yang menjual tabung gas 3 Kg. Dia acap kali ditanya pembeli soal tabung gas 3 Kg yang sempat dijanjikan gratis oleh Gubernur Bengkulu Rohidin.

“Emangnya warung kami ini punya Rohidin. Gak ada itu tabung melon gratis di warung kami. Itu (tabung gas 3 Kg gratis) janjinya Gubernur Rohidin pas kampanye dulu,” keluh Yeyen.

Pertamina Tak Ada Kuota Subsidi

Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kota Bengkulu, Hj. Baidari Citra Dewi, SH via telepon kepada wartawan mengatakan boleh saja Gubernur Bengkulu mempunyai program tabung gas gratis itu, saat kampanye beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Apresiasi Polda Bengkulu Bedah 80 Rumah Tak Layak Huni

Namun demikian, kenyataan yang diperoleh srikandi yang dikenal pejuang Emak-emak di Bengkulu ini, mendapati Pertamina tidak punya kuota untuk subsidi.

“Saya sudah hubungi dan konfirmasi ke Pertamina. Mungkin program pak Gubernur itu diluar Pertamina. Sedangkan subsidi (Pertamina) saja terbatas. Masyarakat itu menagihnya pasti ke pak Gubernurnya, dengan programnya yang sudah disampaikan waktu kampanye. Kalau Pertamina waktu kita tanya, tidak ada untuk program itu. Tidak ada sama sekali. Ini yang perlu digaris bawahi,” jelas Baidari.

Bagi Baidari, wajar jika masyarakat menagih janji. Karena program itu sudah dijanjikan, apa salahnya janji itu dipenuhi.

Baca Juga  Program Bantu Rakyat Hadirkan Hunian Layak, Warga Betungan Gelar Syukuran Bedah Rumah

“Itu namanya menagih utang dan janji. Masyarakat memilih itu kan sesuai program, janjinya harus dilaksanakan juga. Karena janji adalah utang,” lanjut Baidari.

Terkait janji itu, Gubernur Rohidin yang ditanya wartawan via WhatsApp (WA), tidak ada tanggapan. Meski WA yang biasa ia gunakan dalam kondisi aktif, namun tak kunjung dibalas oleh Gubernur yang mengaku mudah dihubungi meski hanya lewat WA.(PPJ/JRS)

admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!