“Falsafah” Jailangkung, Helmi Hasan Datang Tak Dijemput Pulang Tak Diantar

Helmi Hasan saat datang ke rumah duka Alm Zailan

BencoolenTimes.Com, – Jam di tangan menunjukkan pukul 18.45 WIB, Kamis (29/10/2020) di Kabupaten Kaur.

Calon Gubernur Bengkulu nomor 01, Helmi Hasan duduk santai di lobi hotel tempat ia menginap, lantaran jadwal kampanye ke rumah-rumah warga sudah selesai.

Tak lama kemudian, Helmi mendengar ada salah satu warga meninggal dunia, dan malam itu di rumah duka sedang takziah.

“Ada yang meninggal pak. Tapi kita gak ada agenda ke sana (rumah duka). Yang meninggal pejabat, Pak Zailan SPd, Asisten I Pemda Kaur,” kata salah satu tim sukses Helmi-Muslihan.

Jiwa silaturahmi Helmi pun bangkit. Ia lalu meminta tim menyiapkan mobil dan berangkat pergi takziah.

Namun Timses sempat memberi saran, agar tidak datang ke takziah, lantaran malam itu takziah diselenggarakan Pemda Kaur, sehingga yang hadir banyak ASN.

“Saya gak biasa duduk santai begini. Apalagi dengar ada masyarakat yang sedang musibah dan berduka,” kata Helmi.

“Jangan karena lagi musim politik, menghalangi kita untuk menghibur keluarga yang tertimpa musibah. Itulah kekuatan silaturahmi. Kita datang ke sana dan menguatkan hati keluarga Almarhum,” lanjut Helmi.

Tim pun membawa Helmi ke rumah duka, di Kecamatan Kaur Tengah. Sampai di sana, takziah sudah berjalan. Helmi langsung masuk dan minta tidak disambut.

Sampai di dalam rumah, Helmi Hasan langsung menemui keluarga Alm Zailan. Ia lalu menghibur keluarga musibah dan meminta keluarga agar bersabar. Sementara acara takziah terus dilangsungkan.

Tak lama, sekitar beberapa menit saja Helmi Hasan di dalam. Ia lalu pamit pulang dan minta tak diantar. Acara takziah juga ia minta terus dilanjutkan.

Helmi Hasan pamit setelah beberapa saat menemui dan menghibur keluarga Alm Zailan

“Teruskan takziahnya, saya hanya menemui keluarga yang sedang menghadapi musibah. Sebagai Muslim, agama mengajarkan saling silaturahmi baik suka maupun duka.

Tanggalkan politik, saat berduka jangan jadi penghalang untuk saling berbelasungkawa, saling menghibur dan menguatkan ahli musibah,” tukas Helmi.

Perjalanan singkat itu bak istilah jailangkung, Helmi Hasan minta “datang tak dijemput, pulang tak diantar”. Istilah ini sepertinya cocok menggambarkan kedatangan Helmi Hasan yang singkat, di rumah duka.(bro)