BencoolenTimes.com – Lantik Pejabat Eselon II dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma, Bupati Seluma, Teddy Rahman menyampaikan beberapa pesan tegas kepada jajarannya.
Diketahui beberapa diantaranya yang masuk gerbong mutasi dan rotasi, yaitu Marhakidinata dipercaya mengisi jabatan Asisten Administrasi Umum Setda dan Wanharudin rotasi menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Sementara itu, Arben Muktiar dipercaya memimpin Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dadang Kosasi dirotasi menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan dan Suparjo ditugaskan mengelola Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Bupati Teddy dalam arahannya menegaskan, struktur lama tidak bisa lagi dipertahankan jika daerah ingin bergerak lebih cepat menghadapi tantangan pembangunan dan tuntutan publik yang makin kritis.
‘’Harus saya tegaskan bahwa, Jabatan bukan tempat berdiam diri, melainkan adalah posisi kerja. Siapa pun yang dilantik hari ini harus siap memaksimalkan target dan hasil kerjanya,’’ tegas Bupati Teddy.
Dikatakan Bupati Teddy, rotasi yang dilakukannya terhadap pejabat eselon II, tidak lain merupakan langkah penyusunan ulang kekuatan birokrasi agar lebih adaptif, solid dan fokus pada hasil nyata.
Bupati Teddy meminta agar para pejabat yang kini menempati posisi baru, segera membangun komunikasi lintas OPD dan tidak bekerja dalam sekat-sekat lama.
‘’Jangan ada lagi Ego Sektoral, karena kita memiliki satu tujuan yang sama, yaitu pelayanan dan pembangunan optimal untuk masyarakat Kabupaten Seluma,’’ pinta Bupati Teddy.
Bupati Teddy menyebutkan, seluruh perubahan ini akan dievaluasi berdasarkan kinerja secara berkala dan bukan karena kedekatan. ‘’Jadi pejabat yang masih dipertahankan, kita tegaskan lagi bukan karena lama menjabat, tapi lebih kepada kemampuan memberi hasil kerja nyara pada OPD masing-masing,’’ lanjut Bupati Teddy kembali menegaskan.
Ditambahkan Bupati Teddy, komposisi pejabat baru yang sudah disusun saat ini, diharapkan bisa memberikan bukti kerja yang nyata, sehingga birokrasi tidak lagi terkesan berjalan normatif.
Tetapi bisa bergerak agresif menjawab tantangan dan persoalan yang ada di tengah masyarakat. Mulai dari layanan publik, ekonomi daerah, hingga mitigasi bencana.
‘’Perombakan ini sekaligus menjadi pesan bahwa pemerintahan yang kami pimpin tidak akan memberi ruang bagi stagnasi. Di Kabupaten Seluma, jabatan kini benar-benar menjadi alat kerja, bukan sekadar posisi,’’ imbuh Bupati Teddy.(LRS)



