9 C
New York
Monday, March 16, 2026

Buy now

spot_img

Mahasiswa STIA Bengkulu Suguhkan Pentas Seni di Belungguk Point

BencoolenTimes.com – Malam akhir pekan di jantung Kota Bengkulu terasa berbeda. Riuh tepuk tangan, alunan musik, hingga gerak tari memecah suasana Sabtu malam, 14 Februari 2026. Ketika mahasiswa STIA (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi) Bengkulu menyuguhkan penampilan pentas seni terbuka di Belungguk Point.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tampil bukan sekadar menghibur, tetapi menghidupkan ruang publik menjadi panggung budaya.

Pengunjung yang awalnya datang untuk bersantai, perlahan larut dalam pertunjukan. Dari anak-anak hingga orang tua tampak berkerumun menikmati suguhan seni mahasiswa.

Baca Juga  Pasar Ramadan Sekaligus Ngabuburit di Belungguk Point Bengkulu

Ketua Program Studi Administrasi Bisnis STIA Bengkulu, M. Bima Eka Putra, mengapresiasi dukungan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi yang menyediakan kawasan tersebut sebagai ruang kreativitas generasi muda.

”Belungguk Point merupakan ikon baru Kota Bengkulu. Selain pusat keramaian masyarakat, juga menjadi tempat anak muda berkreasi, seperti yang dilakukan mahasiswa STIA Bengkulu malam hari ini,” ujarnya.

Ketua BEM STIA Bengkulu, Uyuni Tamara, menjelaskan pentas ini merupakan kolaborasi lintas UKM dan Duta Kampus yang dirancang untuk mendekatkan seni dengan masyarakat. Tari Paris Berantai dipadu pencak silat, mengisahkan kerinduan kampung halaman

Baca Juga  Satu Tahun Dedy-Ronny, Bangun Wajah Kota Lewat Belungguk Point

Grup Bahana Swara membawakan Mars Kota Bengkulu Tari “Indonesia Menari”, perpaduan gerak tradisional dan modern nusantara Street catwalk “Pesona Batik Bengkulu” memperkenalkan batik Besurek.

”Alhamdulillah kegiatan malam ini berjalan sukses dan mampu membius masyarakat Bengkulu yang menyaksikan langsung pentas seni di Belungguk Point Simpang Lima,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu peserta street catwalk, Elysa Gita, mengaku bangga dapat memperkenalkan budaya daerah melalui busana yang dikenakannya.

“Momentum ini menjadi kesempatan mempromosikan warisan budaya legendaris Bengkulu, yakni motif batik Besurek,” tuturnya.

Baca Juga  STIA Bengkulu Ajak Anak Yatim dan Lansia Belanja di Bencoolen Mall

Pentas seni malam itu menjadi bukti, ruang publik bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga ruang bertumbuhnya kreativitas. Di tangan mahasiswa, kota tak sekadar ramai tapi ia hidup, bernapas, dan bercerita lewat seni. (PUL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!