20.3 C
New York
Wednesday, June 10, 2026

Buy now

spot_img

Ngurus Data Kependudukan di Dukcapil Kota Bengkulu Kalau Pengen Cepat Bayar ?

BencoolenTimes.com, – Mencuat dugaan Pungutan Liar yang terjadi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, salah seorang warga mengeluhkan bahwa, untuk mengurus data-data kependudukan di Dinas Dukcapil seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan sebagainya agar bisa cepat, maka haus bayar sejumlah uang dan apabila tidak mengeluarkan uang maka kepengutusannya lama dan terkesan dipersulit.

“Ngurus KTP harus bayar biar cepat, kalau nggak bayar prosesnya lama. Kayak dipersulit gitu,” ungkap salah satu warga melalui pesan whatsApp, Selasa (17/10/2023).

Bahkan, warga tersebut mengungkapkan bahwa, dalam kepengurusan data-data di Dinas Dukcapil bak sudah menjadi bisnis pihak Dukcapil Kota Bengkulu.

“Lah kayak jadi bisnis, ngurus apa aja kalau mau cepat bayar, ngurus KTP bisa berbulan-bulan, kalau nggak pakai duit mungkin bisa setahun baru selesai,” jelasnya.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu, Widodo saat dikonfirmasi, Rabu (18/10/2023) baik melalui pesan WhatsApp, maupun telepon belum merespon hingga berita ini diturunkan.

Terpisah, informasi berhasil dihimpun, pengaduan mengenai dugaan adanya tarif dalam pembuatan data kependudukan di Dinas Dukcapil Kota Bengkulu bukan pertama kalinya terjadi. Beberapa waktu lalu, warga juga pernah melaporkan hal yang sama kepada Walikota Bengkulu Helmi Hasan ketika masih menjabat.

Informasi lain yang didapat, dugaan Pungli dalam pembuatan data kependudukan di Dinas Dukcapil Kota Bengkulu sudah menjadi rahasia umum. Bahkan dari penelusuran media ini, ihwal tersebut sulit untuk diungkap karena diduga sudah sistematis dan terorganisir. (BAY)

admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!