Bencoolentimes.com – Para pedagang Pantai Panjang atau pesisir kembali datangi kantor DPRD Kota Bengkulu untuk melakukan audiensi perihal kejelasan solusi penataan pedagang yang akan dilakukan penertiban batas akhir tanggal 30 April 2025.
Perwakilan pedagang yang berjumlah 20 orang langsung diterima audensi oleh anggota DPRD yang dipimpin Ketua Komisi lll DPRD Kota Bengkulu, Marliadi bersama anggota lainnya yakni Dediyanto, Edi Haryanto, Syamsu Ihwan, Fachrulsyah, Irman Sawiran, Rina Sulastry, Edi Suranto Sembiring, Asman, dan lainnya.
Perwakilan Pedagang, M. Iqbal mengatakan kedatangan kembali mereka ke kantor DPRD Kota Bengkulu untuk meminta kejelasan kembali terkait penataan pedagang Pantai Panjang dari Berkas hingga Pasar Bengkulu.
“Kami meminta kejelasan terkait ketimbang tempat yang boleh dan tidak boleh (berjualan). Dan terkait nasib kami para pedagang ke depan,” kata Iqbal, Senin, 28 April 2025.
Iqbal menjelaskan bahwa para pedagang siap ditata, dibna dan dipindahkan tempat berjualan, namun harus ada solusi tempat baru yang disediakan terlebih dahulu.
”Sama-sama kita ketahui ada tempat UMKM di pasir putih namun tidak berjalan. Kami minta bikinkan dulu tempat baru pindahkan kami kesitu,” jelas Iqbal.
Ia juga menambahkan, agar tempat mereka dibuatkan tempat kuliner kampung pesisir nelayan oleh pemerintah Kota Bengkulu. ”Kami siap mengikuti program pemerintah untuk mengecet warna merah putih, kami siap ditata, kami tidak merampas hak pejalan kaki dan dari warung-warung kami kami sekat untuk pejalan kaki,” tambah Iqbal.
Sementara, Marliadi mengungkapkan, bahwa para pedagang semestinya sepakat untuk dilakukan penataan dan dijadikan kawasan pesisir yang lebih baik lagi tetapi solusi yang diberikan belum mengakar kepada mereka.
”Jadi, mereka ini masih bingung, seandainya mereka dibongkar pada tanggal 30 nanti, mereka mau berjualan dimana. Mereka minta kepastian itu saja, artinya meraka ingin menyambung hidupnya kembali sehingga pemerintah harus memfasilitasi mereka di kawasan pesisir,” ungkap Marliadi.
Ia berharap semua pihak harus mendukung terkait penataan Pantai Panjang ini namun solusi untuk para pedagang juga harus diberikan.
”Kami berharap juga pemerintah kota terus membangun dan masyarakat juga ikut mendukung kawasan tersebut. Tetapi solusi bagi para pedagang juga dipikirkan, jangan asal gusur saja karena mereka juga kehilangan pekerjaan untuk menyambung hidup disana,” harap Marliadi.(JUL)



