7 C
New York
Sunday, April 26, 2026

Buy now

spot_img

Peserta KBN : Warga Bengkulu Ramah

BencoolenTimes.com, – Kemah Bela Negara Nasional (KBN) 2022 memasuki hari ke-5 di Provinsi Bengkulu pada Selasa, (20/12/2022). Peserta KBN asal Sumatera Barat dan Sumatera Utara mengaku terkesan bisa datang ke Bumi Rafflesia.

Rangkaian kegiatan sudah diikuti oleh seluruh peserta seperti; Napak Tilas, Bakti Sosial kemasyarakatan, Kegiatan Sehari bersama TNI hingga mengikuti Upacara Hari Bela Negara pada 19 Desember 2022 lalu.

Sebanyak 1200 peserta KBN berkumpul dari berbagai Provinsi Di Indonesia Bersatu dalam keberagaman adat dan budaya.

Kebersamaan tidak hanya nampak antar kontingen saja namun juga dengan pemilik Home Stay (induk semang) tempat mereka menginap.

Demirizky Meucando kontingen asal Sumatra Barat dan Gading asal Sumatra Utara mengaku sangat senang disambut oleh masyarakat setempat dengan hangat, dan semua warga pun ramah -ramah. Home stay tempat mereka tinggal juga nyaman dan lingkungan yang asri.

“Semua Warga disini menyambut kami dengan baik, dan induk semang pun memperlakukan kami seperti anak sendiri, sangat cepat bagi kami untuk membaur bersama keluarga dan masyarakat,” ujar Rizki.

Ditempat terpisah Gading mengatakan, “disela waktu kegiatan resmi saya ikut membantu pekerjaan rumah Ibu ditempat saya tinggal, seperti mencuci piring dan menyapu rumah, kadang saya membantu ibu membuat Lontong juga karena kebetulan setiap hari nya ibu jualan lontong didepan rumah,” sambungnya.

“Sewaktu napak tilas kami mengunjungi tempat Wisata-wisata di kota Bengkulu, dan sempat membeli makanan khas Bengkulu salah satunya Lempuk. Saya baru pertama kali coba, dan ternyata rasanya enak, perpaduan rasa durian dan santan. Saya kurang suka dengan durian karena aromanya yang tajam, namun durian setelah dicampur menjadi lempuk saya jadi bisa merasakan rasa buah durian itu seperti apa,” ujar Gading.

Menanggapi tentang masakan di Homestay Rizki dan Gading mengaku tidak begitu mempermasalahkan, karena dirumah mereka diajarkan untuk selalu bersyukur atas apa yang bisa di makan.

“Terkadang ibu di Home stay menawarkan menu apa yang ingin kami makan, namun kami tidak pernah menuntut diluar batas kemampuan ibu di homestay, enak dan tidak enak itu relatif, dan tidak ingin menyusahkan ” pungkas rizki.

“Kami berharap setelah kegiatan KBN ini nanti masyarakat dan desa ini bisa terus maju dan berkembang. Dapat meningkatkan  perekonomian desa dan masyarakat. Dan tentunya masyarakat bisa mengambil nilai-nilai positif dari semua Kegiatan kepramukaan, seperti kedisiplinan dan kemandirian, dan kebersamaannya,” ujar Gading.

Ketika ditanya kesannya mengikuti kegiatan KBN ini, Rizki dan Gading sama-sama merasa beruntung menjadi bagian dari peserta KBN dan senang bisa berkunjung ke Bumi Raflesia.

“Melalui kegiatan KBN ini saya berharap seluruh peserta khususnya diri saya sendiri nantinya akan menjadi kader-kader bela negara yang berkarakter,  kreatif, memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, dan dapat mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif, dan tentunya berharap suatu hari nanti bisa kembali berkunjung ke bumi Raflesia Bengkulu,” tutup Rizki. (JRS).

admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!