BencoolenTimes.com – Rencana jahat Repal Pahlevi yang merupakan Terdakwa dalam perkara Penipuan Seleksi Direktur Bank Bengkulu, untuk menyeret nama TY, ternyata sudah direncanakan jauh-jauh hari sebelum perkara ini mencuat hingga ke persidangan.
Rencana jahat Repal Pahlevi untuk membawa nama TY dalam perkara yang dihadapinya, ini disampaikan di Hotel Mercure kepada anggota Tim Kreatif Gubernur Bengkulu sekitar Oktober 2025 yang lalu.
Salah satu yang mendengar penyampaian Repal tersebut, yaitu Erin Novrianto. ‘’Repal sempat mengatakan akan menghitung pengeluaran Repal selama berada di seputaran TY dan Tim Kreatif Gubernur pada Oktober (Tahun 2025),’’ kata Erin kepada wartawan BencoolenTimes.com.
Hal ini lantaran, menurut Erin, Repal menyebut uang hasil menipu tersebut digunakan untuk kebutuhan TY dan Tim Kreatif, sehingga ini akan di sampaikan atau dilaporkan kepada Gubernur Bengkulu agar bisa di kembalikan.
‘’Padahal uang Repal itu kami tidak pernah meminta atau meminjam, karena biasanya Repal mengeluarkan uang, untuk beli makan, rokok dan lainnya, spontan serta inisiatif Repal sendiri,’’ sebut Erin.
Repal menyampaikan klaim uang tersebut karena aksi penipuannya sudah mulai terbongkar. ‘’Kami sebenarnya saat itu merasa curiga karena seolah-olah Repal menyebut kami menikmati uang tersebut dan akan melaporkan ke Pak Gub,’’ imbuh Erin.
Sebelumnya, di beberapa pemberitaan, Kuasa Hukum Repal Pahlevi setelah sidang pembacaan Surat Dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, mengatakan bahwa intinya diduga ada keterlibatan orang lain, yaitu TY dalam menikmati uang hasil penipuan Seleksi Direktur Utama (Dirut) Bank Bengkulu.
Namun hal tersebut sudah langsung dibantah oleh Adv. Benni Hidayat selaku Kuasa Hukum TY. Bahkan ditegaskan Benni, aksi yang dilakukan Repal tersebut setelah Repal ‘Diusir’ atau tidak diperbolehkan lagi ikut bersama TY.(OIL)





