Home Health Riuh Covid-19, Elit Bengkulu “Dijewer” Tokoh Agama, Adat, Pendidikan dan Perempuan

Riuh Covid-19, Elit Bengkulu “Dijewer” Tokoh Agama, Adat, Pendidikan dan Perempuan

BencoolenTimes, – Sejak merebak wabah Covid-19 atau virus corona, jagat dunia maya Bengkulu tidak hanya dihebohkan dengan virus yang menjangkit seluruh dunia itu.

Dunia maya (dumai), juga heboh dengan banyaknya pembahasan tidak penting, menyoal kebijakan-kebijakan pemerintah daerah.

Kesan yang muncul, di tengah banyak orang tengah sibuk dan konsentrasi melawan corona, ada tangan-tangan jahil yang melempar isu, sehingga terkesan elit-elit sedang bersaing mencari panggung.

Tak ayal, kondisi ini membuat banyak masyarakat jengah, karena muncul kesan elit-elit sedang gaduh.

Mendapati kondisi ini, beberapa tokoh masyarakat yang mengatasnamakan dirinya Forum Masyarakat Peduli Covid-19 Provinsi Bengkulu, angkat bicara.

Tak tanggung-tanggung, teguran itu dilayangkan melalui surat maklumat, tertanggal 4 April 2020 yang ditandatangani Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bengkulu, Prof. DR. H. Rohimin, Ketua Badan Musyawarah Ada Provinsi Bengkulu, Drs. H. S. Effendi, MS.

Lalu, Tokoh Pendidikan Bengkulu, Prof. DR. H. Ridwan Nurazi dan Tokoh Perempuan Bengkulu, Drs. Hj. Zumratul Aini.

Dikonfirmasi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bengkulu, Prof. DR. H. Rohimin membenarkan atas maklumat yang dikeluarkan tersebut.

“Iya benar, kordinatornya Ketua Badan Musyawarah Adat Provinsi Bengkulu,” jelas Prof. DR. H. Rohimin. (Bay)

* Berikut Maklumat Forum Masyarakat Peduli Covid-19 Provinsi Bengkulu :

1. Bahwa perkembangan penyebaran Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Bengkulu yang telah menjadi wilayah berwarna merah (red zone) dan sampai hari ini menunjukkan kecenderungan kenaikan yang menghawatirkan. Memperhatikan pula perkembangan media didaerah dan media sosial yang menampilkan rasa kecemasan serta sikap yang saling menyalahkan dan merasa lebih benar, baik pada tataran elit maupun masyarakat.

2. Bahwa untuk memberikan rasa nyaman dan menumbuhkan rasa optimis kepada masyarakat kami bagian masyarakat Peduli Covid-19 Bengkulu yang selalu menginginkan keselamatan dan ketentraman masyarakat Provinsi Bengkulu meminta

A. Menjaga kesehatan diri, keluarga, lingkungan tempat tinggal dan daerah kita.

B. Mari kita mematuhi Protokol Kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah dan Kapolri, MUI dan himbauan resmi dari Pemerintah seperti: Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), menjaga jarak secara fisik bila berinteraksi sesama. Fatwa MUI tentang beribadah di Masjid, pengurusan Jenazah (Tajhiz al-Janaiz) Muslim yg terkena Covid-19.

C. Kepada semua pihak untuk tidak memperlihatkan saling menyalahkan atau merasa lebih benar dan berjasa dalam menangani permasalahan yang dihadapi bersama (menangguk di air keruh), tumbuhkanlah sikap saling bahu membahu (herek samo dipikul, ringan samo dyinjing), saling memberikan edukasi, bersinergi agar dapat meningkatkan optimisme masyarakat yang akhirnya akan memperkecil rasa kecemasan, khawatir, was-was atau Coronavirus Anxiety (respon terhadap pemberitaan yang cederung memikirkan hal-hal yang terburuk yang bisa terjadi nantinya).

D. Tidak melaksanakan dan memfasilitasi kegiatan secara fisik yang berpotensi menimbulkan penyeberan Covid-19 baik pertemuan sosial, budaya, keagamaan, olahraga, pertemuan ilmiah seperti seminar, loka karya dst.

E. Berpartisifasi dengan memberikan kondisi yang kondusif dan mengawasi jika ada orang yang berpotensi ODP di lingkungan masing-masing segera menyampaikan kepada RT, RW atau pihak yang berwenang

F. Tidak menimbun bekal yang berlebihan sehingga mengganggu psikologis masyarakat dan ketersediaan barang.

G. Tidak membuat berita maupun menyebarkan berita yang tidak jelas sumbernya.

sehingga menimbulkan keresahan masyarakat.

3. Mari kita ciptakan persatuan dalam jiwa dan raga, saling menguatkan optimis masyarakat menghadapi musibah Covid-19.

Ibarat kato orang tuo kito:

Kalu adik sanak ke sungai Bengkulu

Jangan lupo berakit bambu.

Marolah kito bersatu padu agar corona enyah dari Negeri Bengkulu

Kepekan membeli bere

Beli pulolah daun keladi

Patuhi protokol covid sembilan bele

Kalau idak kito siapa lagi

4. Demikianlah maklumat ini kami sampaikan kepada masyarakat adat se-Provinsi Bengkulu untuk bahan periksa dan perhatian guna dilaksanakan.