BencoolenTimes.com – Toko Manisan di Desa Bumi Sari, Kecamatan Ujan Mas, disatroni perampok yang salah satunya menggunakan Senjata Api (Senpi).
Perampok yang berjumlah tiga orang asal Kota Lubuklinggau ini, menyatroni Toko Manisan korban, sekitar pukul 03.00 WIB, Selasa, 24 Desember 2024. Untung saja ketiganya berhasil diamankan polisi yang dibantu warga.
Toko Manisan disatroni rampok bersenpi tersebut diketahui milik Tri Handayani yang tinggal bersama suami, serta anak dan karyawannya.
Baca Juga : polresta-bengkulu-berhasil-tangkap-6-pelaku-pengeroyokan-dan-3-pelaku-pencurian
Perampok berjumlah tiga orang, namun yang menjadi eksekutor hanya satu orang menggunakan senpi. Dua lainnya menunggu di mobil yang berada diluar Toko Manisan.
Berdasarkan keterangan pemilik Toko Manisan, Tri Handayani, dirinya mengetahui aksi perampok tersebut sekitar pukul 03.00 WIB. ‘’Saya terbangun karena mendengar suara berisik dari luar kamar dan saya langsung cek CCTV,’’ cerita Tri kepada wartawan.
Saat melihat CCTV, sambung Tri, tidak terlihat adanya orang atau aktivitas apapun di beberapa ruangan Toko Manisan miliknya. ‘’Kami sempat keluar rumah, tapi masuk lagi ke dalam rumah,’’ sambung Tri.
Dilanjutkan Tri, saat masuk lagi ke dalam rumah itu, sang perampok yang bersembunyi di balik pintu, langsung menodongkan senjata mirip senjata api. ‘’Kami langsung di giring ke dalam kamar mandi dan sempat disuruh keluar lagi dari kamar mandi,’’ lanjut Tri.
Ditambahkan Tri, polisi dan warga datang sekaligus berhasil menangkap para pelaku sekitar pukul 06.00 WIB. ‘’Alhamdulillah kami sekeluarga bebas dari perampok dalam keadaan selamat,’’ imbuh Tri.

Kapolsek Ujan Mas, Iptu Dodi Harilaya menyebutkan, ketiga pelaku masing-masing EF selalu eksekutor, LE dan IW yang menunggu di mobil. ‘’Sudah kita amankan dan diserahkan ke Polres Kepahiang untuk proses lebih lanjut,’’ singkat
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kepahiang, AKP Sujud Alif Yulamlam menjelaskan, pelaku sempat mengambil uang senilai lebih kurang Rp 1,5 juta. Pelaku diketahui masuk melalui jendela lantai dua Toko Manisan dengan menggunakan tangga.
‘’Pelaku sempat menyekap pemilik toko, termasuk karyawannya dan sempat mengambil uang di dalam laci kasir. Kita terpaksa memecahkan kaca jendela Toko Manisan korban agar bisa masuk untuk melakukan penyelematan,’’ terang Sujud.
Diungkapkan Sujud, pelaku yang menjadi eksekutor dan membawa senpi, mengetahui polisi dan masyarakat sudah mengepung lokasi, berusaha melarikan diri. Dengan cara melompat dari lantai dua ruko ke atap rumah warga dan sempat menyembunyikan senpi ke dalam tedmon warga.
‘’Kita berupaya memberikan peringatan, namun pelaku tetap nekat melarikan diri dengan cara melompat dari lantai dua ruko ke atap rumah warga. Tapi pelaku tetap berhasil kita amankan bersama barang bukti,’’ demikian Sujud.(OIL)



