9.2 C
New York
Sunday, April 19, 2026

Buy now

spot_img

Utang RS Miliaran, PMI Kota Bengkulu Terancam

BencoolenTimes.com, – Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bengkulu terancam tidak beroperasi. Ini akibat tunggakan darah di Rumah Sakit (RS) sudah mencapai miliaran rupiah. Padahal, versi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) setiap klaim selalu dibayar.

Pihak PMI Kota Bengkulu, mengaku kewalahan dengan sikap manajemen rumah sakit yang terkesan mempermainkan UDD PMI. Ada indikasi sengaja tak mau bayar tunggakan utang.

“Bayangkan ada rumah sakit yang nunggak 1 tahun. Kami sudah berupaya untuk melakukan pendekatan. Namun tetap saja kami diacuhkan,” keluhnya, Kamis (20/6/2024).

Baca Juga  Gerak Cepat, RSUD M. Yunus Jemput BMHP Hemodialisis

Sementara, UDD PMI harus menggaji karyawan. Belum lagi harus membeli kantong darah dan peralatan medis habis pakai.

“Kalau pihak rumah sakit tidak bayar, maka jangan salahkan jika suatu saat PMI tidak bisa memberikan darah,” ujarnya.

Tunggakan tersebut di seluruh Rumah Sakit Kota Bengkulu, namun yang nilainya cukup besar berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu dan Rumah Sakit Raflessia Kota Bengkulu.

Terkait tunggakan ke PMI, Humas Rumah Sakit Raflessia, Ria saat dikonfirmasi mengaku bahwa, RS Raflessia memang bekerjasama dengan PMI Kota Bengkulu. “Dan memang ada pembayaran beberapa bulan itu agak lama. Bukan kami nunggak tapi tetap kami bayarkan, kadang berapa bulan gitu tunghakan kami tapi tetap kami bayari,” kata Ria, Kamis (20/6/2024).

Baca Juga  Gerak Cepat, RSUD M. Yunus Jemput BMHP Hemodialisis

Ria menjelaskan, biasanya invoice dari PMI Kota Bengkulu diserahkan sebulan sekali. Setelah itu invoice diproses untuk dibayarkan.

“Kemarin mungkin agak lama karena kita mungkin menunggu pencairan BPJS. Itu yang jadi kendala. Kami ini kan swasta dan dari yayasan inikan pendapatan juga dari pasien,” ungkap Ria.

“Kalau bertahun-tahun itu tidak, kami memang bekerjasama dengan PMI agak lumayan karena banyak juga pasien kami yang pakai darah jadi besar juga tagihan dari PMI itu,” demikian Ria.

Terpisah, media ini sedang berupaya mengonfirmasi manajemen RSUD M Yunus Bengkulu terkait tunggakan di PMI. Hingga berita ini ditayangkan, konfirmasi sedang diupayakan. (BAY)

admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!