BencoolenTimes.com – Viral warga Musi Rawas diduga dibegal di Jalan Lintas Curup–Lubuklinggau, Kabupaten Rejang Lebong tepatnya di wilayah Kecamatan Binduriang yang diposting di Media Sosial (Medsos).
Viral warga Musi Rawas diduga dibegal menjelang berbuka puasa pada Minggu, 8 Maret 2026, yang diunggah melalui Akun Medsos Facebook (FB) atas nama Soni Sanjata Masnajib.
Dalam unggahan Medsos tersebut disebutkan, seorang pengendara sepeda motor menjadi korban pembegalan di Jalan Lintas Curup–Lubuklinggau, tepatnya di kawasan Jembatan Dua Desa Simpang Beliti, Kecamatan Binduriang.
Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa korban bernama Andika, yang diketahui merupakan warga Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Korban disebutkan sedang dalam perjalanan pulang dari arah Kepahiang menuju Terawas, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas.
Saat melintas di lokasi tersebut, korban diduga dihentikan dan dibegal oleh sejumlah pelaku. Akibat kejadian tersebut, sepeda motor milik korban dilaporkan dibawa oleh para pelaku. Selain kendaraan, telepon seluler milik korban juga disebut ikut diambil.
Dalam unggahan yang sama disebutkan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Minggu sekitar pukul 18.00 WIB, atau menjelang waktu berbuka puasa. Setelah kejadian tersebut, korban disebut telah diantarkan ke Pos Koramil Binduriang oleh warga setempat.
Dalam unggahan itu juga disampaikan permintaan kepada masyarakat yang mengenal keluarga korban agar dapat menghubungi pihak keluarga, sehingga korban dapat dijemput.
Kapolsek Padang Ulak Tanding (PUT), AKP Edi Hermanto Purba, saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya masih melakukan pengecekan terhadap informasi yang beredar tersebut.
Kapolsek menyampaikan bahwa anggota kepolisian telah diturunkan ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi mengenai dugaan aksi pembegalan tersebut.
‘’Belum bisa kita pastikan kejadian tersebut apakah benar atau tidak. Untuk informasinya akan kami cek terlebih dahulu. Anggota sudah kami turunkan ke lapangan,’’ sampai Kapolsek kepada wartawan seperti dikutip dari TribunBengkulu.com.
Menurut Kapolsek, anggotanya masih berada di lapangan guna memastikan kejadian tersebut dan mengumpulkan informasi di lokasi kejadian. Serta melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan apakah benar telah terjadi tindak pidana pembegalan di wilayah tersebut.
‘’Nanti kami informasikan kembali, sejauh ini juga belum ada laporan, anggota sudah kami turunkan,’’ imbuh Kapolsek.(OIL)



