9.7 C
New York
Sunday, April 19, 2026

Buy now

spot_img

Ketua KNPI : BPK Perlu Audit View Tower

BencoolenTimes.com, – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bengkulu Supratman, ikut angkat bicara soal rencana Pemerintah Provinsi Bengkulu membongkar View Tower di Lapangan Merdeka yang menjadi perbincangan publik hingga mengundang pro dan kontra.

Menurut Supratman, harus ada aspek-aspek yang dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan, apakah View Tower dibongkar oleh Pemerintah Daerah diratakan dan dikembalikan jadi Lapangan Merdeka atau akan tetap ada Tugu ditengah-tengahnya.

“Kalau kami, secara kajian KNPI kemarin, kami juga sudah ngobrol beberapa kali dengan pedagang-pedagang yang ada di Pinggir Lapangan Merdeka, salah satunya ibu-ibu. Ibu itu bercerita sama kami, bahwa ada serpihan dari atas View Tower jatuh hampir menimpa pengunjung, kalau dari sisi ekonomis, kalau dulu, pembangunan Tugu View Tower ini tahun 2007 dan 2010 diresmikan oleh Plt Gubernur Jonaidi Hamzah menghabiskan anggaran Rp 34,6 miliar, dan kalau sekarang diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), tentu sudah terjadi penyusutan aset daerah,” kata Iwan sapaan akrabnya saat ditemui Pemburu TKP BDTV Cacam Nian di View Tower, Jumat (4/3/2022).

Baca Juga  Pulang ke Bengkulu, DPO Kejati Ditangkap

Iwan mengungkapkan, apabila View Tower tersebut kembali dianggarkan untuk direhab atau dirawat, menurutnya akan menghabiskan uang rakyat lagi.

“Sementara, fungsi dan azas manfaatnya apa? Apakah sebagai tempat sport-sport foto saja atau ini jadi tempat mercu pemantau Stunami? Nah, kalau memang ini dipertahankan, kami dari KNPI menilai kita sudah ada itu di Berendo, itu bagus. Kalau memang mau dimanfaatkan seperti yang ada di Berendo. Tapi kalau seperti ini dan dianggarkan lagi, artinya sudah bertambah lagi anggaran, tentunya itu menyakitkan hati rakyat, sementara pemanfaatannya gak jelas. Pendapatan Asli Daerah (PAD) gak ada, kontribusi untuk daerah apa aset ini kan,” ungkap Iwan.

Baca Juga  Pulang ke Bengkulu, DPO Kejati Ditangkap

Saat disinggung soal View Tower yang sudah menjadi salah satu Icon Bengkulu dan apabila dibongkar apakah tidak akan menghilangkan ciri khas Bengkulu? Iwan menyebutkan, bahwa orang luar Bengkulu mengenal Bengkulu sebagai tempat Bunga Rafflessia Arnoldi, sehingga menurutnya Icon Bengkulu bukanlah View Tower.

“Kalau View Tower ini dijadikan Icon, sementara kondisinya seperti ini, malu lah kita saat orang luar tahu ini Icon Bengkulu Tugu View Tower yang sudah amburadul. Kalau mau dijadikan Icon fikir-fikir lagi,” jelas Iwan.

Disinggung soal mangkraknya bangunan dan terkesan ada pembiaran aset, apakah menurutnya melanggar hukum? Iwan mengaku tidak bisa menerangkan, tetapi BPK perlu mengaudit View Tower.

Baca Juga  Pulang ke Bengkulu, DPO Kejati Ditangkap

“Kalau melanggar hukum atau tidaknya kita tidak bisa menjawabnya, tetapi ini perlu lah diaudit oleh BPK, seberapa jauh, apa saja yang terkait di dalam sana, saya rasa perlu dibentuk tim dari Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menelusuri ini, kemudian bentuk juga tim dari sejarahnya dari Tokoh masyarakat, apasih dulu, kenapa monumen disini,” terang Iwan.

Iwan dengan tegas, mendukung apabila APH menelusuri dan BPK mengaudit kerugian negaranya.

“Silahkan saja, memang bagus itu dimasukin aja, biar orang-orang ini pada tau. Kita kan di daerah ini harus terbuka, apa yang akan dibangun, manfaatnya nanti apa, apa yang sudah dibangun, apa yang dirasakan masyarakat, saya rasa itu perlu dibuka secara transparan,” demikian Iwan. (Bay)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!