BencoolenTimes.com, – Gubernur Bengkulu Prof.drh.H. Rohidin Mersyah,MMA tinjau proses pembangunan jembatan elevated jalan Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) di Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu, Kamis (6/4/2023).
Peninjauan didampingi PLT Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso ST.MSi, beserta kontraktor pembangunan elevated jalan DDTS.
Rohidin Mersyah mengatakan, pembangunan dan penataan kawasan DDTS dengan pengerjaan utama, pembangunan poros jalan elevated, pemindahan jalur jalan dan penataan kawasan DDTS untuk kawasan pariwisata.
“Kita berharap pengerjaan proyek ini sesuai yang diinginkan. Mengingat, pembangunan ini merupakan program prioritas Pemerintah Provinsi bersama Balai Cipta Karya dan Balai Sungai Wilayah VII,” kata Rohidin, Kamis (6/4/2023).

Kemudian, untuk proses pengerjaan seluruh pembangunan serta penataan kawasan DDTS diprediksi butuh waktu sekitar 3 tahun lebih, dimulai dari tahun 2023 hingga 2025.
“Kita berharap program ini ada kerjasama dan keterpaduan dengan pemerintah pusat melalui balai Cipta Karya dan Balai Sungai Sumatera VII,” demikian Rohidin.
Sementara itu, PLT Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso ST.MSi, menyampaikan, pembangunan dan penataan DDTS merupakan usulan program prioritas Gubernur Bengkulu yang juga didukung pemerintah pusat, dari Kementerian PUPR Balai Cipta Karya serta Balai Sungai Sumatera VII.
“Kita sama-sama menata wilayah DDTS ini dengan berbagi tugas, dari PUPR Provinsi Bengkulu memindahkan jalan dan pembebasan lahan, Balai Cipta Karya akan menata kawasan menjadi tempat pariwisata, sedangkan Balai Sungai akan melakukan pengerukan sedimen sehingga aliran air dari Danau Dendam lancar serta bakal membuat dermaga kecil untuk olahraga dayung,” ungkap Tejo Suroso.
Sambung Tejo Suroso, PUPR Provinsi Bengkulu memastikan untuk pembangunan elevated jalan DDTS rampung hingga akhir tahun 2023 ini.
“Kita dari PUPR Provinsi Bengkulu pastikan pengerjaan selesai di tahun ini sehingga tahun depannya lahan untuk penataan oleh Balai Cipta Karya dapat dilaksanakan,” tukas Tejo Suroso.
Perlu diketahui, pembangunan jembatan elevated Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) memakan biaya sebesar Rp 87.954.651.888.97 dengan masa pengerjaan selama 300 hari kerja dan masa pemeliharaan 180 hari kalender yang dikerjakan oleh Kontraktor PT Rodateknindo Purajaya dengan konsultan PT Arista Cipta-CV. Mekanika Engineering (KSO). (JRS)



