BencoolenTimes.com, – Tingkatkan perekonomian dan melestarikan nilai budaya luhur di Kota Bengkulu, Himpunan Pimpinan Pendidik Pelatihan dan Kewirausahaan Indonesia (HP3KI) Provinsi Bengkulu menggelar Bazar UMKM dari tanggal 23-24 Juni 2023, bertempat di Berendo Masjid At-Taqwa Kota Bengkulu.
Pada bazar UMKM kali ini, sebanyak 28 pelaku UMKM di Kota Bengkulu yang tergabung untuk menjualkan produk-produk unggulan mereka.
Dijelaskan Ketua DPW HP3KI Provinsi Bengkulu, Dahlia Tambayong, Bazar UMKM dilakukan HP3KI bersama MALALO MANIMBAU dan Sanggar PPS (Persatuan Pemuda Sepakat) serta didukung Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu dalam upaya mendukung pemerintah daerah meningkatkan perekonomian sekaligus mengembangkan nilai-nilai luhur budaya untuk kesejahteraan masyarakat.
“Kita menginginkan agar kegiatan bazar ini dapat berdampak baik terhadap pelaku UMKM serta masyarakat pada umumnya dan terkhusus pada masyarakat Bengkulu,” jelas Dahlia, Jumat (23/6)2023).
Kemudian, dia berharap kerjasama kolaboratif yang telah berjalan selama ini dapat terus ditingkatkan sehingga semua dapat saling memberi manfaat kepada masyarakat.
“Kita akan terus menggalakkan kegiatan seperti ini untuk meningkatkan perekonomian di Kota Bengkulu,” lanjutnya.
Ke depan, HP3KI Provinsi Bengkulu juga mengedepankan cara pandang inovatif dan antisipatif akan berbagai hal yang dihadapi UMKM maupun organisasi organisasi sosial ekonomi dan budaya di daerah.
“Bentuk nyata program antisipatif dan inovatif yang digagas antara lain, berupa program label sertifikasi Halal bagi produk-produk UMKM secara gratis,” paparnya.
Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Bazar UMKM, Neldawati mengungkapkan, kegiatan bazar UMKM di Berendo juga diikuti acara pagelaran seni budaya Minang. Mengingat, di Kota Bengkulu juga cukup banyak warga Bengkulu keturunan Minang.
“Sebelumnya kita sudah 2 kali melakukan kegiatan serupa dengan dibarengi pagelaran budaya Lembak di Provinsi Bengkulu. Dan kali ini mengangkat budaya Minang,” papar Neldawati yang juga anggota HP3KI.
Dijelaskan Neldawati, di pagelaran seni budaya ini nantinya berupa, Tarian, musik, vokal grup serta lomba song Minang.
“Jadi, kita saat ini mengangkat budaya Bundo kandung dengan bekerjasama Sanggar PPS,” tukasnya. (JRS)



