29.8 C
New York
Friday, June 5, 2026

Buy now

spot_img

Stockpile Batu Bara di Teluk Sepang Terbakar, Asapnya Resah Warga

BencoolenTimes.com, – Warga RT 14 RW 1 Kelurahan Teluk Sepang Kota Bengkulu dikepung asap akibat tumpukan batu bara di stockpile milik PT. MPP selama kurun waktu sebulan terakhir. Terlebih lagi stockpile batu bara dengan permukiman rumah warga hanya berjarak sekitaran 20 meter.

Salah satu warga kelurahan Teluk Sepang, Rustam Effendi menjelaskan, peristiwa ini sudah sering terjadi berulang kali. Apalagi sekarang ini diakibatkan musim panas yang memantik terbakarnya batubara dan ditambah angin yang kencang sehingga efek swabakar meluas.

“Tidak ada upaya dari pemilik stockpile untuk mencoba memadamkan api sehingga membuat warga tersiksa dengan asap yang menyengat ini,” kata Rustam Effendi, Rabu (18/10/2023).

Sementara, Manager Kampanye Energi Kanopi Hijau Indonesia, Cimbyo Layas Ketaren menjelaskan, dari efek swabakar batu bara sangat mengancam kesehatan bagi manusia karena mengandung senyawa beracun.

“Batubara yang mengalami swabakar ini melepaskan banyak senyawa kimia, salah satunya Silika dan Arsenik yang bersifat toxic. Silika ini dapat menyebabkan penyakit pernafasan yang menyerang paru-paru. Sedangkan Arsenik merupakan senyawa penyebab kanker,” kata Cimbyo.

Hingga saat ini, setidaknya ada 17 orang dari kalangan orang tua dan anak-anak sudah mulai merasakan dampak gangguan kesehatan akibat kepulan asap tersebut.

“Ada sekitar 17 orang dari kalangan dewasa dan anak-anak di sekitar RT 14 sudah mulai merasakan nafas agak sesak, batuk dan tidak enak di tenggorokan,” tambah Rustam.

Menurutnya, pihak pemerintahan setempat baik Ketua RT maupun Lurah belum menunjukkan tindakan tegasnya atas peristiwa yang terus berulang ini.

“Katanya ketua RT dan Lurah sudah menemui pihak perusahaan, tapi nyatanya tidak ada perubahan dan terus menerus terbakar, tidak ada terlihat upaya untuk menyiram dan memadamkan api,” sambung Rustam.

Rustam mendesak agar pemilik perusahaan untuk melakukan penyiraman dan mengawasi batubara di stockpile sehingga kejadian ini tidak berulang.

“Kita meminta pemilik perusahaan harus bertanggung jawab melakukan penyiraman dan tidak akan terjadi terulang lagi asap yang menyelimuti di sekitaran RT ini,” tandas Rustam. (JRS)

admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!