BencoolenTimes.com – Program umroh gratis yang dijalankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong (RL) sejak beberapa tahun belakangan, kembali dilanjutkan tahun anggaran (TA) 2024 ini. Namun salah satu hal menarik, tahun ini wartawan bisa ikut umroh gratis Pemkab RL tersebut jika memang memenuhi syarat.
Hal ini terungkap saat rapat pembahasan Peraturan Bupati (Perbup) terkait umroh gratis Pemkab RL TA 2024, Selasa (20/2) pagi. Rapat dipimpin Asisten I Setkab RL, Pranoto Madjid, SH, M.SI dan dihadiri Ketua MUI, Dr. Muhammad Abu Dzar, LC, MHI dan Kabag Kesra Setkab RL, Herwin Wijaya Kesuma, M.Pd.I. Serta perwakilan dari Bagian Hukum Setda, Inspektorat dan Kantor Kemenag Kabupaten RL.
Terungkap dalam rapat, ada beberapa kriteria calon jemaah umroh yang dapat mengikuti seleksi, termasuk profesi jurnalis atau wartawan yang dinilai berprestasi. Juga personil TNI dan Polri, ASN lintas sectoral, seperti dari kejaksaan dan kehakiman atau pengadilan. Hal ini menjadi sedikit berbeda dengan kriteria calon Jemaah umroh gratis pada tahun-tahun sebelumnya.
Disampaikan Asisten I Setkab RL, Pranoto Madjid, SH, M.SI, kriteria yang dimaksud tersebut diantaranya penduduk Rejang Lebong sudah berusia 25 hingga 65 tahun. Serta berusia 17 tahun ke atas untuk yang berprestasi, sehat jasmani dan mampu membaca Al Qur’an. Kemudian nantinya, masing-masing Camat mengusulkan 3 calon terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh seni budaya yang aktif dibuktikan dengan SK instansi terkait.
Dilanjutkan Pranoto, ada juga untuk masyarakat yang berperan aktif sebagai pengurus masjid dan perangkat agama. Seperti, imam, khotib, bilal, gharim dan marbot, termasuk guru ngaji dengan syarat minimal 3 tahun pengabdian yang dibuktikan SK dari pihak terkait. Kemudian, ASN berprestasi dilingkungan Pemkab RL, guru, dosen, tenaga Kesehatan, dokter, bidan, ahli gizi, Kesehatan masyarakat, apoteker, perawat, analis Kesehatan, fisioterapi, rontngen dan psikolog.
Serta, sambung Pranoto, anggota TNI, Polri dan ASN lintas sectoral yang melaksanakan tugas di Kabupaten RL. ‘’Nantinya, seperti profesi jurnalis bisa diusulkan oleh PWI, begitu juga anggota TNI, Polri dan ASN lintas sectoral diusulkan pimpinan mereka ke panitia seleksi. Jadi nantinya, dari seluruh kecamatan ada 45 calon jemaah, untuk lainnya merupakan profesi wartawan, TNI, Polri dan ASN lintas sectoral,’’ terang Pranoto.
Ditambahkan Pranoto, seleksi nantinya dilakukan bukan hanya untuk jemaahnya saja, melainkan juga dilakukan seleksi untuk pendamping Jemaah umroh gratis tersebut. ‘’Hasil seleksi calon Jemaah umroh maupun pendampingnya, nanti ditetapkan melalui SK bupati,’’ demikian Pranoto.(OIL)



