BencoolenTimes.com – PAD (Pendapatan Asli Daerah) Pemkot (Pemerintah Kota) Bengkulu tahun 2024 lalu, belum mencapai target. Namun tahun 2025 ini, Pemkot Bengkulu malah menaikan target PAD dari tahun sebelumnya.
PAD Pemkot Bengkulu, tahun 2024 ditarget sebesar Rp 201 dan hanya tercapai Rp 150,75 miliar atau hanya tercapat 75 persen. Sedangkan target PAD Pemkot Bengkulu TA 2025 dinaikan menjadi Rp 250 miliar.
Salah satu factor kenaikan target PAD tersebut, yaitu adanya tambahan sumber pendapatan dari Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebagai penerimaan bagi hasil tahun lalu.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu, Nurlia Dewi mengatakan, sebelumnya pendapatan dari Opsen PKB dan BBNKB rekeningnya di Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD). Namun, kini pendapatan Opsen PKB dan BBNKB telah menjadi pendapatan asli daerah yang masuk ke rekening daerah.
‘’Sebenarnya ada kenaikan pajak itu karena ada Opsen kendaraan bermotor, baik dari PKB maupun BBNKB. Sementara untuk pajak-pajak yang lain itu hampir disesuaikan realisasinya pada tahun 2024 lalu,’’ kata Nurlia, Senin, 27 Januari 2025.
Nurlia melanjutkan, khusus retribusi tepi jalan umum tahun 2025 ada penurunan target, dari sebelumya Rp 12 miliar ditahun 2024, menjadi Rp 7,5 miliar.
Penurunan ini disebabkan karena realisasinya tidak pernah mencapai target dari tiga tahun terakhir. ‘’Target tahun kemaren itu memang sangat tinggi, sehingga sulit untuk kita capai,’’ lanjut Nurlia.
Sementara itu, tambah Nurlia, saat ini penyumbang terbesar PAD Pemkot Bengkulu berada di pajak hotel, restoran dan tempat hiburan. Dengan demikian, diharapkan PAD pada tahun berjalan bisa mencapai target yang telah ditetapkan, bahkan bisa melebihi target tersebut.
‘’Mudah-mudahan target kita bisa tercapai pada tahun 2025 ini,,’’ demikian Nurlia.(JUL)



