BencoolenTimes.com – Walikota Bengkulu Terpilih, Dedy Wahyudi mendukung kebijakan Gubernur Bengkulu Terpilih Helmi Hasan, soal larangan atau intruksi kepada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) agar tidak membuat papan ucapan selamat atas pelantikan mereka.
Walikota Bengkulu Terpilih, Dedy Wahyudi sepakat dengan Gubernur Bengkulu Terpilih, Helmi Hasan, dalam rangka efesiensi anggaran sesuai kebijakan Presiden Prabowo Subianto.
Dedy Wahyudi menjelaskan, intruksi tersebut tidak lain dalam rangka mengefisienkan anggaran yang ada di Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu beserta jajaran.
Sehingga bisa dipergunakan untuk kebutuhan lain, khususnya kepentingan dalam merealisasikam Program ‘Bantu Rakyat’. Apalagi banyak program pro rakyat yang dijanjikan saat kampanye, akan langsung di realisasikan setelah pelantikan.
‘’Kita juga mengintruksikan dan mengimbau agar seluruh OPD tidak membuat papan ucapan selamat, maupun memasang baleho. Kita berdua (Wawali Kota Bengkulu) hanya minta doa agar seluruh rangkaian pelantikan dan kegiatan lainnya berjalan lancar dan kami dalam keadaan sehat,’’ pinta Dedy Wahyudi.
Kalaupun anggaran untuk pemesanan papan ucapan maupun baleho memang sudah tersedia, sambung Dedy Wahyudi, lebih baik dialihkan nantinya untuk kegiatan untuk mendukung Program ‘Bantu Rakyat’, khususnya bagi warga Kota Bengkulu.
‘’Anggaran itu alangkah baiknya untuk program-program bantu rakyat saja. Terlebih ini sejalan dengan agenda kebijakan Pemerintah Provinsi Bengkulu dibawah kepemimpinan Gubernur Bengkulu Terpilih Helmi Hasan maupun Pemerintah Pusat dan Presiden Prabowo Subianto,’’ imbuh Dedy Wahyudi.
Sebelumnya, Pemprov Bengkulu ‘Larang’ alias mengintruksikan seluruh Kepala OPD dan jajarannya untuk tidak memberikan papan ucapan selamat atas pelantikan yang dijadwalkan pada Kamis, 20 Februari 2025 mendatang.
Instruksi ini dibuat agar anggaran yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing digunakan saja untuk bantu rakyat di Provinsi Bengkulu.
Pj (Penjabat) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Hariyadi mengatakan, awalnya dirinya telah memerintahkan kepada seluruh jajaran OPD di lingkungan Provinsi Bengkulu untuk memberikan papan ucapan selamat atas dilantiknya Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2025-2030.
Namun setelah dikoordinasikan kepada Gubernur Bengkulu terpilih, Helmi Hasan agar tidak perlu ada papan ucapan selamat tersebut. ‘’Setalah berkoordinasi dengan Pak Gubernur Terpilih, beliau memerintah dan mengarahkan kepada kami agar kepada seluruh jajaran OPD yang ada di Provinsi Bengkulu tidak perlu pasang papan ucapan dan baliho-baliho ucapan,’’ sebut Haryadi, saat konferensi pers di Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa, 18 Februari 2025.(JUL)



