BencoolenTimes.com – Usai menjadi keluhan warga Desa Telatan, Kecamatan Semidang Alas (SA). Akses jalan provinsi bengkulu dan akses penghubung Desa Sendawar ke Desa Muara Maras, persisnya di Desa Telatan mengalami longsor sepanjang 50 Meter.
Alhasil Gubernur Bengkulu merespons positif dengan menurunkan tim untuk melakukan survei kerusakan ke lokasi untuk dilakukan perbaikan segera tahun 2025 melalui APBD Perubahan.
Anggota DPRD Seluma, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Dody Haryadi membenarkan dengan telah dilakukan survei lokasi longsor yang di akibatkan Akibat Curah Hujan yang tinggi beberapa waktu lalu.
‘’Usai dilaporkan ke bapak Gubernur, Langsung di respon PUPR untuk dilakukan survei dengan tujuan kedepannya bisa perbaikan dengan pembuatan beonjong,’’ kata Dody.
Dijelaskan Dody, dengan dilakukan survei di harapkan di tahun ini peningkatan seluruh jalan dari simpang 3 sendawar ke simpang 3 muara maras. Karena, ini jalan alternatip apa bila jalan nasional di ancol lagi datang banjir rob dari laut.
Ditambah lagi, jika tidak dilakukan perbaikan, maka bisa di pastikan kapan hujan dengan curah yang tingggi maka akan kembali terbis. Mengingat ketinggian jalan dengan tebing cukup tinggi, dengan kedalaman 7 Meter.
‘’Sehingga perbaikan akan dilakukan tahun 2026 mendatang secara permanen dengan pembuatan bronjong,’’ sambung Dody.
Besar harapan, Gubernur Bengkulu bisa untuk menyediakan anggaran pembuatan bronjong tersebut. Pasalnya, saat ini akses jalan ini merupakan satu satunya.
‘’Sebagian besar warga bisa terbantu dengan slogan gubernur ini, Karena memang jika melalui anggaran kabupaten bukanlah domainnya,’’ imbuh Dody.
Sementara itu, anggota dewan Fraksi PAN lainnya, Dewa, mengharapkan Gubernur Helmi Hasan dan PUTR Provinsi Bengkulu untuk dapat segera menindaklanjuti jalan tersebut.
Dikarenakan takutnya nanti apabila hujan terus menerus dapat mengakibatkan jalan tersebut putus. Sesuai dengan slogan pak Gubernur untuk segera bantu rakyat.
‘’Ya untuk sementara sebelum di kerjakan, warga memasang rambu rambu agar kendaraan bisa berhati jati,”pungkasnya.(LSR)



