6 C
New York
Monday, April 20, 2026

Buy now

spot_img

Disnakertrans Provinsi Bengkulu Minta Waspadai Tawaran Kerja Tujuan Negara Berikut

BencoolenTimes.com – Disnakertrans (Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi) Provinsi Bengkulu, minta masyarakat untuk mewaspadai tawaran kerja ke luar negeri khususnya ke beberapa Negara Asia yang belakangan cukup viral dengan munculnya berbagai dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Disnakertrans Provinsi Bengkulu memastikan jika ada tawaran kerja Keluar Negeri untuk tiga Negara, yaitu Myanmar, Kamboja dan Thailand, maka itu semua adalah palsu. ‘’Jadi tidak ada ciri-ciri, jadi kalau ada tawarkan kerja ke Negara Myanmar, Kamboja dan Thailand itu adalah palsu,’’ tegas Kepala Disnakertrans Provinsi Bengkulu, Syarifuddin.

Baca Juga: https://bencoolentimes.com/tersangka-tppo-polda-bengkulu-dilimpahkan-ke-jaksa-tambahan-tunggu-pengembangan-penyidikan/

Dilanjutkan Syarif, kalaupun benar ada tawaran kerja di Negara-negara tersebut, jelas harus ada kontrak dan itu wajib dipegang sebagai jaminan kepada tenaga kerja.

‘’Jadi harus ada kontrak dan itu wajib di pegang. Bisa itu dengan Kartu Kerja, Penjanjian Kerja, bisa juga dengan persetujuan lainnya,’’ lanjut Syarif.

Ditambahkan Syarif, masyarakat juga diminta untuk tidak segan-segan menanyakan langsung ke Disnakertran Provinsi Bengkulu atau kabupaten dan kota terkait informasi ketenagakerjaan yang menyangkut kerja ke luar negeri.

‘’Masyarakat kita mintak untuk tidak ragu-ragu bertanya dan mencari informasi ke Disnakertrans, baik provinsi, kabupaten maupun kota yang menyangkut masalah kerja ke luar negeri,’’ imbuh Syarif.

Sebelumnya di ketahui, beberapa hari belakangan heboh adanya informasi empat warga Bengkulu yang diduga menjadi korban TPPO. Mereka saat ini berada di Negara Kamboja dan sedang dalam proses upaya pemulangan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dan Disnakertrans Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya untuk memberikan penanganan maksimal terhadap empat warga Bengkulu yang diduga menjadi korban TPPO di Kamboja. Keempat korban tersebut yakni Deni Febriansyah, Ardi, Engga dan Imron.

Bahkan pihak Pemrov Bengkulu dan Disnakertrans Provinsi Bengkulu juga sudah menggelar rapat bersama DPRD Provinsi Bengkulu. Ini dilakukan untuk memantapkan langkah penanganan dan pemulangan 4 warga Bengkulu tersebut dari Negara Kamboja.

Apalagi saat ini, keluarga dari empar warga Bengkulu tersebut sangat berharap pemulangan bisa segera dilakukan secepatnya. Karena mereka khawatir dengan keselamatan empat orang tersebut.(OIL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!